Banyak yang ketika masih sendiri, nikmat sekali mendekati Illahi Rabbi
Bangun untuk bersujud, sholat diawal waktu
Tadabburi Al-Quran, mengunjungi majelis ilmu
Selalu melafaskan zikir pagi petang, tak lupa mengerjakan shaum sunnah

Namun ketika dipertemukan dengan seseorang
Rasa cinta kepada Allah semakin berkurang
Rasa takut kepada Allah semakin tiada
Rasa ingin mati dalam mengingat Allah semakin dilupakan

Kadang kala kita lupa
Saat Allah menghadirkan kesendirian bagi kita
Bukan karena Allah tidak mendengar doa yang kita rintihkan
Namun Allah paham kala kita diberi sesuatu kita belum mampu untuk memikulnya.

Berdoalah kepada-Nya

Bismillahirrahmaanirrahiim

Ya Allah..
Jatuh cinta kan lah aku kepada seseorang yang akan membuat aku semakin mencintai-Mu…
Yang akan membuat aku semakin rindu pada-Mu…
Yang akan dapat menjadi pendampingku di dunia, hingga ke surga-Mu.

Ya Rahman
Jatuh cinta kan lah aku kepada hamba-Mu yang akan membuatku selalu ingat kepada-Mu.
Dan mengakhiri kesendirianku untuk beribadah hanya kepada-Mu.

Ya Rahim
Jatuh cinta kan lah aku dalam kebaikan dan jadikanlah cinta itu adalah cinta yang halal untuk kunikmati sampai aku bertemu kembali kepada-Mu .

Aamiin Ya Robbal’alamiin… – at Rumah Keluarga Gitok

View on Path

“Bersabarlah dalam penantian, sebagaimana sabarnya Nabi Ibrahim | tatkala meminta pada Allah keturunan, lalu Allah anugerahkan padanya Nabi Ismail
bersabarlah dalam usaha, sebagaimana sabarnya Bunda Hajar dan Nabi Ismail | tatkala ditinggal suaminya tanpa bekal, lalu Allah karuniakan pada mereka air zamzam

Bersabarlah dalam ujian, sebagaimana sabarnya Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim | tatkala Allah meminta nyawanya, lalu Allah selamatkan mereka, dan Allah berkahi keturunan mereka

Bersabarlah dalam dakwah, sebagaimana sabarnya Nabi Muhammad | tatkala harus difitnah, diancam, diusir, dicaci, dilempari, disakiti, lalu Allah muliakan namanya di langit dan di bumi

Bersabarlah dalam kelapangan, sebagaimana sabarnya Nabi Sulaiman | yang Allah uji dengan kekayaan yang tak pernah diberi pada siapapun jua, dan dia tak pernah merasa memiliki selain berucap – Ini hanya karunia dari Tuhanku!

Bersabarlah dalam kesakitan, sebagaimana sabarnya Nabi Ayyub | yang Allah uji dengan badan dan jiwa, harta dan keluarga, lalu Allah tinggikan derajatnya di surga

Bersabarlah dengan cara apapun, karena malaikat di surga nanti akan mengucapkan “salam keselamatan pada kalian, tersebab kesabaran kalian”

yaitu syurga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu (QS 13: 23-24)”

Mudah-mudahan renungan ini bisa mengingatkan kita semua … – at Rumah Keluarga Gitok

View on Path