Arsip | Maret, 2010

Now or Never “Sea Games di Sumsel”

31 Mar

Pelaksanaan Sea Games XXVI , 2011 mendatang menjadi momen tersendiri bagi Sumatera Selatan yang akan menjadi salah satu tuan tumah perhelatan even bergengsi di kawasan Asia Tenggara tersebut.

Rasanya baru kemarin, Sumsel sibuk mempersiapkan PON XVI , 2004. Berbagai sarana dibangun, hotel, mall dan tentunya Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang dan beberapa venues pertandingan cabang olahraga, diantaranya GOR Senam, GOR Tennis Indoor, GOR Karate dan Lapangan Soft Ball serta Panjat Dinding yang dipusatkan di Jakabaring.

Even berskala nasional itu berhasil menyulap Palembang menjadi kota yang lebih ramah terhadap pendatang. Berbagai hotel berbintang seperti Novotel dan Aston yang kini berganti menjadi Aryaduta Hotel Palembang, hadir di Palembang, termasuk hadirnya mall Palembang Trade Center dan Palembang Square Mall.

Ekonomi Sumsel dan Palembang tumbuh, hotel penuh dengan pengunjung dan selama 20 hari Sumsel dan Palembang menjadi dipenuhi pengunjung (atlet dan official serta keluarga) yang memborong pempek dan songket.

Miliyaran rupiah beredar di PON XVI tersebut, yang juga ikut memberikan cerita tersendiri bagi diriku dan mengerti arti sebuah kegagalan dalam meraih prestasi.  Pasalnya diriku sempat memperkuat Sumsel menjadi atlet Taekwondo Sumsel.

Dan kini Sumsel kembali akan menghelat even yang lebih besar dan berskala internasional. Gagasan ini tak hanya akan menjadi isapan jempol belaka, akan banyak keajaiban terjadi pada Sea Games XXVI tersebut.

Setelah Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang menjadi Chef de Mission Kontingen Indonesia di Laos tahun 2009 lalu. Target Sumsel kini menjadi tuan rumah seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan di Sea Games.

Pesta besar dua tahunan untuk negara Asean ini akan menjadi sejarah baru bagi Sumsel. Mata dunia akan semakin terbuka tentang adanya Sumsel dan tentunya kebesaran Sriwijaya.

Beragam pembangunan akan segera berdiri di Palembang, mulai dari Kolam Renang Standar Internasional, Lapangan Golf, Lapangan Tembak dan Tenis, dan tentu saja kawasan Danau OPI Jakabaring yang akan disulap menjadi kawasan voli pantai dan arena dayung. Belum lagi pembangunan Water Park, Trans Studio, Carrefour dan Hotel Berbintang “JW Marriot” dan Mess Atlet.

Ya… ini tugas besar dan merupakan tugas kita semua bukan satu atau dua orang saja. Beragam fasilitas yang dibangun dengan tidak menggunakan APBD juga menjadi acungan jempol tersendiri. Anggaran Sea Games 2011 yang disiapkan Pemerintah Pusat Rp. 2 Trilyun kini masih menjadi perebutan 4 Provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa barat, Jawa Tengah dan Sumsel. Jika dana ini hanya cukup untuk satu wilayah, tentunya Sea Games akan digelar di satu wilayah yakni Sumsel.

Pembukaannya sendiri akan dilakukan pada 11 November 2011 (11/11/11). Angka ini merupakan angka hoki bagi sebagian orang.

Jika kita berkaca pada pemikiran Presiden RI pertama Soekarno, yang lebih memilih membangun Stadion Gelora Bung Karno dan Hotel Indonesia dibandingkan membeli beras bagi rakyat, tentunya menjadi pemikiran yang gila.

Mengutip dari Info Suporter

Seperti yang disebut dalam buku Dari Gelora Bung Karno ke Gelora Bung Karno, Presiden Soekarno juga menginginkan kompleks olahraga yang dibangun untuk Asian Games IV (AG-IV) 1962 ini juga hendaknya dijadikan sebagai paru-paru kota dan ruang terbuka tempat warga berkumpul.

Negara penyelenggara AG-IV ditentukan sehari sebelum pembukaan Asian Games III di Tokyo, Mei 1958. Asian Games Federation (AGF) memilih Indonesia. Maka, rencana rinci persiapan pesta olahraga bangsa-bangsa se-Asia itu pun disusun. Lokasi kompleks olahraga pun dipilih. Pembangunannya didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet, sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 Desember 1958.

Presiden Soekarno “mengomandokan” agar persiapan pesta olahraga yang akan menjadi kebanggaan dan meningkatkan harga diri bangsa Indonesia ini dilakukan serentak. Luas kompleks olahraga yang akan dibangun sekitar 300 hektar. Ia “menelan” empat kampung: Senayan, Petunduan, Kebun Kelapa, serta Bendungan Hilir. Pada 19 Mei 1959, dimulailah pembebasan tanah dan pembongkaran bangunan. Warga yang tergusur mencapai 60.000 orang. Mereka dipindahkan ke Tebet, sebagian lagi ke kawasan Slipi dan Ciledug.

Pembangunan enam sarana olahraga dan empat tempat akomodasi untuk atlet dimulai ketika Bung Karno menancapkan tiang pancang pertama, 8 Februari 1960. Kemudian, satu demi satu sarana olahraga itu pun terwujud. Istana Olah Raga (Istora) selesai dibangun pada 21 Mei 1961, Stadion Renang, Stadion Madya, dan dan Stadion Tenis (Desember 1961), Gedung Basket (Juni 1962), serta Stadion Utama (21 Juli 1962).

Untuk akomodasi atlet putra, dibangun Wisma Aneka I dan II, serta woman dormitory yang dinamai Wisma Hasta untuk atlet putri. Bagi tamu dari Asian Games Federation (AGF), International Olympic Committee (IOC), dan International Sport Federation (ISF) dibangun pula International Guest House yang kelak dinamai Hotel Asri. Semua sarana akomodasi ini selesai pada Mei 1962.

scan Metamorfosis Gelora Bung Karno
Sebutan “Gelanggang Olahraga Bung Karno” mulai terdengar ketika Penjabat Presiden RI Ir Djuanda, pada 17 September 1962 mengumumkannya sebagai nama yang akan diberikan pada kompleks olahraga AG-IV itu. Sejak 24 September 1962, pengelolaan kompleks olahraga ini diserahkan kepada Yayasan Gelora Bung Karno (YGBK).

Asian Games IV sendiri punya “buntut” politik. Penolakan atas keikutsertaan Israel dan Taiwan membuat AG-IV itu tidak diakui dunia internasional. Inilah yang mendorong Presiden Soekarno menggelar Game of the New Emerging Forces (Ganefo) di Jakarta, 10-22 November 1963.

Bung Karno yang juga memelopori penyelenggaraan Conference of the New Emerging Forces (Conefo) kemudian membangun “kompleks politik” tak jauh dari Gelora (kini menjadi gedung DPR).

Sejak 3 September 1965, manajemen kompleks olahraga Bung Karno digabungkan dengan manajemen kompleks politik persiapan Conefo. Nama YGBK pun berubah menjadi Yayasan Gelora Bung Karno & International Political Venues (YGBK & IPV).

Kesulitan ekonomi yang melanda Indonesia membuat pemerintah ketiadaan dana. Sejak 1 Januari 1966 subsidi bagi YGBK & IPV dihentikan, dan sejak saat itu pula YGBK berubah nama menjadi Yayasan Gelanggang Olahraga Senayan (YGOS).

YGOS yang mengelola Gelora tanpa subsidi menggandeng mitra usaha untuk membangun sarana olahraga dan non-olahraga. Hasilnya antara lain: Lapangan Golf seluas 20 hektar (1968), Golf Driving Range (1970), Hotel Hilton (di lahan seluas 13 hektar, 1971), dan Balai Sidang Jakarta (1974).

Pada 13 Januari 1984, YGOS bubar setelah keluarnya Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1984 yang mengalihkan tugas pengelolaan ke tangan Badan Pengelola Gelora Senayan (BPGS) yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. BPGS ditugasi mengurus kawasan dan seluruh aset Gelora Senayan secara mandiri.

Pintu bagi kehadiran perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaan yang mengitari Gelora pun kian terbuka. Hampir semua gedung yang berdiri di lahan Gelora Senayan memiliki ikatan kerja sama dengan BPGS dalam bentuk build, operation and transfer (BOT).

Meski GBK kemudian “dikepung” berbagai gedung yang bukan untuk olahraga, fungsinya sebagai ruang terbuka hijau tetap dipertahankan. Melalui kerja sama dengan Pemda DKI Jakarta disusun Rencana Induk Kawasan Gelora Senayan yang menetapkan Koefisien Dasar Bangunan maksimum 20 persen.

Ini berarti 80 persen dari luas kawasan dipertahankan tetap terbuka. Ruang terbuka itu kemudian menjadi 84 persen setelah peningkatan dan penataan Parkir Timur menjadi Taman Parkir, pembangunan gerbang di Plasa Selatan (menghadap ke Jalan Jenderal Sudirman), dan penggantian pagar lingkungan pada pertengahan 2004.

Kini, lahan Gelora Bung Karno terbagi dalam tiga kelompok penggunaan: kompleks olahraga seluas 136,84 hektar, kompleks instansi pemerintah 67,52 hektar, dan kawasan komersial seluas 74,741 hektar. Menurut Hak Pengelolaan Lahan yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional, luas wilayah Gelora Senayan seluruhnya 2.790.835 meter persegi yang juga meliputi kawasan tempat berdirinya Gedung DPR.

Penyelenggaraan Asian Games IV yang mendorong Indonesia membangun kompleks olahraga ini dicampuri persoalan politik. Persoalan politik pula yang “menghapus jejak” Bung Karno dari situ dengan mengubah namanya menjadi Gelora Senayan. Juga semangat politik yang akhirnya “menulis” lagi namanya, ketika pada 17 Januari 2001 Presiden Abdurrahman Wahid mengembalikan sebutan Gelora Bung Karno bagi kompleks olahraga ini.

Namun apa jadinya jika Soekarno membeli beras, Indonesia tidak akan memiliki Stadion berskala Internasional yang banyak melahirkan sejarah, dan akhirnya membuka keran membantu Indonesia dalam masalah pangan. Berbagai dunia memberikan bantuan beras bagi Indonesia.

Kini mari kita dukung pelaksanaan Sea Games XXVI 2011 mendatang di Sumsel. Karena akan banyak perubahan dan keajaiban yang terjadi di Sumsel. “Now or Never” … ya…  Sekarang atau Tidak Sama Sekali ! Pembangunan itu akan memberikan perubahan dan membuka mata dunia. Buka Mata mu !!!

My Name Is Khan and I’m Not A Terrorist!

31 Mar

Setelah puas menikmati 3 Idiots, bulan ini sepertinya di Palembang menjadi bulannya film India. Pasalnya jarang sekali aku menyukai film-film dari negeri Hindi, ada beberapa yang kusukai seperti Mohabbatein, Kuch Kuch Hotta Hai, dan Kabhi khusi kabhi gham. Dan Sabtu Malam diriku menghabiskan malam berdua dengan Gita, teman di Putri Sumsel 2006 kembali menikmati akting bintang Bollywood dengan menonton My Name Is Khan.

Nasib sesama jomblo hihihiih… jadi malam mingguan berdua hahahha…  :D

Apa yang ada didalam pikiran kita, ketika mendengar film Bollywood… ya … benar… lagu dan tarian. Tapi di film My name is Khan, kita tidak akan melihat tarian, boleh dikatakan inilah film Bollywood yang tanpa tarian.

Teringat ketika akting Shah Rukh Khan dan Kajol di film  Kuch-kuch Hotai Hai yang membuat orang-orang terkena sindrom Anjali dan Rahul. Film  ini mampu menembus box office tidak saja di India tapi di Eropa, Australia, Asia dan tentu saja Indonesia.

Adu akting Kajol dan Shah Rukh Khan berlanjut di film Kabhi Kushi Kabhi Gham yang juga sukses mendatangkan air mata dan uang. Dan akhirnya keduanya bertemu kembali dalam film My Name is Khan.

Film ini  flash back perjalanan Rizwan Khan (Shah Rukh Khan) yang mengidap sindrom Asperger dalam menemui sang presiden Amerika karena janjinya kepada  Mandira (Kajol), wanita yang dicintainya.

My name is Rizvan Khan. I might seem a little different to you. That is because I have Aspergers Syndrome. It is named after Dr Hans Aspersers who first noticed the traits in children. Having Aspergers does not mean I am stupid. I am very intelligent, but I don’t understand people. I don’t know why people say things they don’t mean. For example, they say come to my house any time, and when I go to their house they say why have you come at this time? Sometimes people think I am rude. I don’t mean to be rude, being rude is not good. My mother said there are only good people and bad people in the world and I am a good person…

Film ini memberikan sudut pandang tersendiri dan merupakan film yang bagus bukan karena diriku yang bercucuran air mata tetapi karena inspirasi di balik film ini tentang  akibat dari aksi 11 September.

Time was divided by only two designations B.C and A.D. Now, there a third designation-9/11″

Ibarat air, menonton film selama 2, 5 jam ini tidak terasa karena film ini mengalir mengajak kita menikmati setiap pergantian setting. Rizwan merupakan contoh tentang mereka yang kekurangan tapi tetap memiliki pendirian teguh akan agama dan tingkah lakunya.

Karan Johar, sang Sutradara membuat film ini begitu berkelas dengan menyisipkan pesan mendalam umat beragama di Amerika terkait dengan pandangan miring akan umat Muslim pasca bom 11  September.

Dan yang tak penting bagaimana film ini mengangkat cerita seorang autis dan memberikan contoh bagaimana mendidik seorang anak autis.

Tak hanya tentang teroris, Islam, autis, film ini mengajarkan perjuangan dan cinta kasih. Kata-kata yang akan selalu dikenang di film ini  “My name is Khan and I’m not a terrorist!”

Tag Dari Sahabat

30 Mar

Wah mendapatkan PR dari delia, entah kenapa terpilih dapat PR ini ? duh terpaksa buka kartu nih hihihii…

1. Siapakah diri anda dirumah?

Hmmm… anak pertama dari 4 bersaudara, yang kerjanya pergi pagi pulang malam (P3M), pemalas hihihi… abisnya jarang banget mengerjakan pekerjaan rumahan kayak menyapu, mencuci piring, apalagi masak. Bangun tidur, sarapan udah tersedia, urusan cuci baju dan menyapu serta membereskan rumah dibantu sama “Yuk Pon” yang membantu tugas Ibu di rumah.

Keras kepala, dan lebih memilih diam dan mengalah jika tidak suka dengan sesuatu dan terus mendapatkan kritikan soal pekerjaan dan pertanyaan yang tidak berhenti “kapan kawin” dan tidak usah pacaran lagi hihihihi …  :D

2. Siapakah diri Anda disamping rekan ?

Waduh tanya ama rekan kerjaku saja ya … disampingku ada rekan kerja ku nih … sebagai koordinator liputan dan sangat membutuhkan bantuan dan kerjasama dari mereka semua :D

3. Lima benda yang anda idamkan tapi belum dicapai ?

1. BB/IPhone

2. Macbook

3. Nikon Superzoom Coolpix P90

4. Rumah

5. Mobil  :D

4. Siapa nama orang yang paling penting bagi anda ?

My lovely Mom and Dad, Remon, Rena dan Mela saudaraku…

Sahabatku Puteri Sumsel 2006 Ola, Titin, Gita dan Telly #komunitasmalamsenin Mbak Lies, Jafis, Goiq, Mbak Ira

5. Sebutkan blogger favorit anda dan alasannya ?

Blogger Favorit Anthoni “TheTravelTart” Bianco … pengen mengikuti jejaknya keliling dunia

6. Kapan anda Nikah ?

Tanya saja sama Allah Swt…  :D

7. Kenangan Pahit dengan pasangan anda ?

Saat ini jomblo hihihih… kalo dulu biarlah berlalu  :)

8. Lagu cinta tema anda ?

wuih lagunya banyak nih …

James IngramI believe those love songs

James Morrison - You Give Me Something

Emmy Rossum – Slow Me Down

Andra And The Backbone -Tak Ada Yang Bisa

Andra & The Backbone -Sempurna

Afgan: OST. Bukan Cinta Biasa

9. Apa prinsip hidup anda ?

Kita tidak akan pernah merasakan kehilangan sebelum kita benar-benar kehilangan :P

“Karena Allah Maha Tahu yang terbaik untuk kita, umat-Nya. Allah tidak memberi apa yang kita harapkan. Tapi Ia memberi apa yang kita perlukan. Kadang kita sedih, kecewa, terluka. Tapi jauh di atas segalanya, Ia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita.”

10. Tag 10 rekan anda yang lain

Buat yang mendapatkan PR ini … lakukan dengan ikhlas ya hihihi …  :)

- Triana

Ranny

- Inandatiaka

- Hahn

- Julianus Ginting

- Riyanti

- Elia Bintang

- Nur Ali Muchtar

- Nanang

- Yolanda

Selamat bertugas ya …

Save The Earth “Ubah Dunia Dalam 1 Jam”

26 Mar

Ayo mari sama – sama kita selamatkan bumi yang sudah sangat tua dan sakit ini.

Tahun lalu saya menulis tentang Satu Jam Tanpa Listrik .  Program Earth Hour di tahun lalu dengan “60 Menit Tanpa Lampu” sukses yang didukung lebih dari 100 juta orang dari 4000 Kota dan 88 Negara dengan mematikan listrik selama 60 menit saja.

Kini program Earth Hour mengajak kembali  untuk mengurangi penggunaan Energi yang berlebihan dan membantu mencegah timbulnya efek pemanasan global yang terjadi di Bumi tercinta kita ini.

Ditahun 2010 ini, dengan tema “Ubah Dunia Dalam 1 Jam” Earth Hour mengajak kita pada tanggal 27 Maret 2010 tepatnya pada pukul 20.30-21.30 waktu setempat (tempat kita berada) untuk mematikan listrik, baik itu lampu, komputer, televisi, AC dan bermacam alat eletronik lainnya.

Sebagai manusia penghuni bumi, mari kita berperan serta mensukseskan program Earth Hour 2010. Mari matikan listrik di rumah kita, tempat kerja dan sekitar kita hanya 60 Menit saja. Karena dengan 60 menit mematikan listrik tersebut, kita telah ikut serta menjaga bumi dari Pemanasan Global.

Berdasarkan data konsumsi listrik tahun 2008, total 29.605 GWH atau 23% total konsumsi listrik Indonesia, terfokus di DKI Jakarta dan Tangerang.  Konsumsi energi Listrik di Indonesia terfokus di Jawa – Bali atau sebesar 78% dari total keseluruhan konsumsi listrik nasional, karena 68% konsumennya berada di pulau Jawa-Bali. Bagian Indonesia yang lain mendapatkan porsi yang lebih kecil.

Konsumsi energi Listrik paling besar di sektor Rumah tangga, yakni sebesar 33% .  Apabila 10% penduduk Jakarta berpartisipasi dalam EARTH HOUR, maka Jakarta dapat menghemat konsumsi listriknya sebesar 300MWh.

Hemat konsumsi listrik 300 Mwh sama dengan mematikan 1 pembangkit listrik. Hemat konsumsi listrik 300 Mwh sama dengan Menghemat 267,3 ton CO2.  Hemat konsumsi listrik 300 Mwh = Menghemat lebih dari 267 pohon (1 pohon mampu menyerap 1 ton CO2 dalam 20 tahun masa hidupnya). Hemat konsumsi listrik 300 Mwh= Persediaan O2 untuk lebih dari 535 orang (1 pohon mampu memberikan O2 bagi 2 orang dalam 20 tahun masa hidupnya). Apabila (300MWh = 1.080.000MJ) X Rp 200/MJ = menghemat hingga Rp 216.600.000.

Mata kita tentu melihat bagaimana Global Warming  mengakibatkan perubahan iklim yang sangat ekstrim. Temperatur rata-rata Bumi naik dratis yang menyebabkan permukaan air laut naik, musim kemarau panjang, banjir, badai, dan begitu banyak kejadian alam yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ayo Selamatkan Bumi… Sekarang Juga !!!.

Girls… Waspada Kanker Serviks Menghantuimu

25 Mar

Handphoneku berbunyi, ada SMS masuk, dan langsung kubaca isinya

Pencegahan Kanker Serviks Uteri

- Kalo tidur jangan pake CD (celana dalam).

- Sehabis pipis keringkan dengan tissue.

- Ganti CD minimal 2x sehari.

- Ganti pembalut minimal 2x sehari.

- Hindari makan buah yang meningkatkan produksi lendir, seperti : nanas, kol, timun, dsb.

- Jangan memegang vagina dengan kuku kotor.

- Jangan biarkan CD basah.

- Jangan melakukan seks bebas.

- Kalau bisa lakukan pemeriksaan USG/ Screening Uterus secara rutin.

Sebarkan ke semua wanita yang kau sayang. Selamatkan PEREMPUAN Indonesia.

Aku cukup terkejut membaca SMS dari  Gita (teman satu angkatan di Puteri Sumsel 2006).

Berdasarkan google searching, fakta mengejutkan adalah ternyata Kanker Serviks merupakan pembunuh wanita.

“Kenapa?”

Sepertiga dari jumlah penderita kanker di Indonesia adalah Kanker Serviks Uteri. Dan artinya wanita lah yang menjadi korban dari keganasan penyakit ini. Ya, laki – laki tidak mungkin menderita penyakit ini karena mereka tidak memiliki  Uterus atau Rahim. Dan jumlah penderita kanker ini terus meningkat setiap tahunnya.

Kanker Serviks Uteri adalah kanker leher rahim yang merupakan jenis penyakit kanker paling umum kedua di seluruh dunia yang biasa diderita wanita di atas usia 15 tahun.

Fakta mengejutkan Indonesia berada pada rangking no.1 dengan jumlah penderita kanker Serviks Uteri terbanyak. Di dunia sekitar 500 ribu wanita didiagnosa menderita kanker serviks dan rata-rata 270.000 kematian setiap tahunnya atau dengan kata lain setiap dua menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks.

Semua wanita yang aktif secara seksual, memiliki resiko terinfeksi kanker serviks atau tahap awal penyakit ini tanpa memandang usia atau gaya hidup.

Penyebab terjadinya kanker pada leher rahim adalah serangan virus HPV (human papillomavirus). Ada 100 tipe virus HPV yang teridentifikasi dan kebanyakan tidak berbahaya serta tidak menunjukkan gejala. Sebanyak 40 tipe HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Sasarannya adalah alat kelamin dan digolongkan menjadi dua golongan yaitu tipe HPV penyebab kanker dan HPV beresiko rendah.

Setiap wanita beresiko terjangkit kanker serviks selama hidup mereka tanpa memandang usia dan gaya hidup. Ini dikarenakan HPV merupakan visus yang umum dan mudah ditularkan melalui kontak kulit kelamin.

Meski dalam berhubungan intim, pasangan dari wanita tersebut sudah mengenakan kondom, namun sayangnya penyebaran HPV tak dapat sepenuhnya melindungi wanita dari infeksi HPV.

Cara mendeteksi kanker serviks secara dini adalah dengan melakukan pap smear atau IVA. Tes ini dapat mendeteksi awal kanker serviks dimana perubahan sel dapat diidentifikasi di leher rahim.

Seperti sifat kanker pada umumnya, tak akan terlihat gejala apapun (secara fisik) pada stadium awal dari kanker serviks. Namun deteksi dini penting untuk dilakukan karena dapat membantu mendeteksi perkembangan kanker serviks, meski tak dapat mencegah terjadinya infeksi HPV.

Resiko berkembangnya kanker serviks pada wanita yang tidak melakukan screening secara teratur adalah lima kali lebih tinggi dibandingkan yang teratur.

Ada suatu vaksin yang menargetkan HPV tipe 16 dan 18 yang berpotensi untuk mencegah lebih dari 70 persen kanker serviks.

Vaksin ini akan meningkatkan kemampuan sistem kekebalan untuk mengenali dan menghancurkan virus ketika masuk ke dalam tubuh, sebelum membentuk infeksi.

Info lebih lengkap bisa dilihat disini … Kanker Serviks Pembunuh Wanita

Sebenarnya inti dari bisa terjangkitnya penyakit ini adalah berawal dari hubungan seks. Lakukan seks hanya dengan pasangan sah (suami) mu. Bagi yang telah melakukannya, mulai sekarang mari kita memperbaiki diri dan bertaubat.

Karena pintu taubat akan selalu terbuka untuk mereka yang benar – benar ingin bertaubat dan nafas belum di kerongkongan.

Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang? QS. at-Taubah (9) : 104

Hidup Adalah Perlombaan “All is Well”

23 Mar

“Hidup adalah sebuah perlombaan, jika Anda tidak cukup cepat, maka Anda akan diinjak-injak,” begitulah pesan rektor Virus Sahastrabudhhe (boman Irani) saat menyambut para mahasiswa baru di kampus ICE.

Wah… gila aja nih kata-kata ini menusuk sekali. Akhirnya mengerti juga apa perkataan dari rektor di film 3 Idiots, pasalnya pas nonton pertama masih di dvd bajakan dengan teks bahasa yang acakadut… *nepokjidat* … :p Film ini pun rilis di Palembang dan bersama dengan Jafis, Mbak Ira beserta adik dan keponakannya kita nonton film yang sarat makna ini.

Film ini bercerita tentang tradisi di India, bahwa setiap anak yang baru lahir akan langsung dicap untuk memiliki status. Jika anak laki-laki, maka ia harus menjadi insinyur, sementara jika anak perempuan maka harus menjadi seorang dokter. Taruhannya sangat tinggi, siswa yang orangtuanya mengorbankan segalanya untuk pendidikan, diharapkan mencapai puncak kesuksesan.

Namun ada tiga siswa cerdas yakni Farhan (R. Madhavan), Raju (Sharman Joshi) dan Rancho (Aamir Khan) yang sadar jika masa depan mereka tidak benar-benar tertulis dalam buku-buku teknik. Yang lebih penting justru mengejar mimpi. Virus sendiri merupakan rektor yang ortodoks, kolot, keras kepala, tak punya belas kasihan. Alhasil, ia jadi musuh bersama plus keberadaan Chatur Ramalingam, yang menyebalkan dan menghalalkan beragam cara untuk menjadi nomor satu di kampus.

Dalam satu kesempatan, Chatur dipermalukan Rancho di depan Viru dan teman-teman sekampusnya. Alhasil, Chatur menantang tak cuma Rancho tapi juga Farhan dan Raju bahwa 10 tahun ke depan, ia akan lebih sukses di banding mereka. Chatur benar, ia memang lebih sukses dari Raju dan farhan. Hanya saja tidak diketahui nasib Rancho. Chatur, Raju dan Farhan pun mencari keberadaan Rancho yang dianggap sebagai mahasiswa luar biasa di kampus.

Mereka menemukan Rancho, tapi bukan Rancho teman kuliah. Mereka justru menemukan Rancho yang tinggal di puncak gunung dengan menjadi guru bagi anak-anak kecil. Chatur merasa menang. Tapi ia tidak tahu, ada hal lain yang luar biasa yang tidak ia sadari.

Film ini sangat menggugah hati dan lebih menariknya adalah penampilan Aamir Khan di usia 44 tahun,  Aamir  bisa memerankan karakter mahasiswa dan semakin matang dan  menjadi seorang guru bagi anak-anak di Taare Zameen Par.

Film karya Rajkumar Hirani ini penuh dengan pesan moral, terutama di dunia pendidikan. Karena secara sosial, kultural, ekonomi, filosofi pendidikan menghadapi problem yang sama dan nyata seperti digambarkan di film. Begitupun dengan diriku… jika melihat lompatan pendidikanku yang dari SPK (Sekolah Perawat Kesehatan) ke FKIP (Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan) dan akhirnya terdampar di dunia jurnalistik. Ada pelajaran yang sama dalam kehidupanku dan film ini, jika orang tua memegang peranan pendidikan, tentunya akan berbeda dengan jalan kehidupan selanjutnya, impian masa kecil.

Benang merah yang tak boleh dilupakan adalah teman bisa menjadi sangat berharga ketika mereka mampu mendorong Anda menuju potensi yang lebih besar. Film ini menawarkan keceriaan, persahabatan, haru biru serta bumbu cinta dan tentuntya  nyanyian dan tarian.Dan sebaiknya menyiapkan saputangan untuk menyeka airmata yang menetes. Tidak cuma sekali, ada beberapa kali adegan yang akan membuat Anda hanyut dalam cerita.

Dan tentunya kalimat“All is well” akan terus melekat dalam ingatan.

Green Zone Membuka Mata Penyebab Perang Irak

18 Mar

Selalu ada kepentingan dibalik terjadinya sesuatu, terutama Perang. Begitupun dengan perang Irak, ada kepentingan besar dibalik runtuhnya kekuasaan Saddam Husein yang akhirnya dieksekusi mati dengan alasan menjadi penjahat perang.

Ingatanku kembali ketika mengikuti perkembangan perang Irak melalui Dunia Dalam Berita milik TVRI. Aku selalu mengikuti perkembangan terbaru perang tersebut bersama kakekku. Kalo boleh dibilang itu masih zaman SD.

Aku selalu bertanya kenapa Irak diperangi, apa salah Irak. Dan kakek berkata “Itu kerjaan orang-orang yang punya kepentingan dan duit”. Aku terdiam karena tidak mengerti. Dan tidak berniat bertanya lagi.

Semalam ketika menonton bersama Telly dan Gita (teman seangkatan di Puteri Sumsel 2006) dan Mbak Dona (teman sekerjaku dulu) akhirnya mataku terbuka lebar.

Entah film Green Zone yang diperankan Matt Damon ini merupakan cerita kenyataan sebenarnya alasan terjadinya perang Irak atau hanya sekedar cerita belaka.

Film ini menceritakan Miller (Matt Damon) yang merupakan kepala pasukan khusus yang ditugaskan di Irak untuk mencari WMD (Weapons of Mass Destruction) alias senjata pemusnah massal.

Rasa curiga muncul karena setiap selesai menjalankan misinya tersebut dengan menyisir beberapa tempat yang dicurigai, Miller tak pernah berhasil menemukan WMD.

Merasa kesal karenaselalu menjalankan misi dengan hasil tangan kosong, Miller merasa ada yang tidak beres dengan badan intelejen dengan memberikan informasi palsu.

Ternyata Miller pun tidak sendiri, kepala CIA di Bagdad, Martin Brown (Brendan Gleeson) juga merasakan hal yang sama. Akhirnya mereka berdua sepakat untuk menemukan fakta yang sebenarnya terjadi.

Dan finally kenyataan sebenarnya terkuak…

Diriku menyayangkan kenapa perang ini harus terjadi, begitu banyak nyawa yang melayang karena perang, begitu banyak uang habis terkuras karena hanya kepentingan ego semata.

Semoga selalu ada perdamaian di negeri ini dan tak ada lagi perang…

Jodoh, Maut, Rezeki dan Takdir, Semuanya di Tangan Allah

16 Mar

“Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un”

Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali padanya.

Allah Swt menyadarkan diriku betapa singkatnya hidup ini. Betapa pentingnya harus mengisi kehidupan yang singkat ini dengan berbagai macam kebaikan yang terbaik.

Kemarin (15/03/2010) pukul 18.10 WIB handphoneku berbunyi SMS masuk dari Mb V isinya  “San, suami Vielda meninggal” aku pun terkejut “Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un”.

Aku pun langsung menelpon Mb V

Suzan : Mb, bener tuh kabarnya ?

Mb V  : Iya Su, bener

Suzan : Kenapa mbak , ada apa ?

Mb V : Kecelakaan di Sungai Lais… tolong info ke seluruh teman – teman PS angkatan 2006 ya

Suzan  : Iya mb

Vielda adalah teman satu angkatan di pemilihan Puteri Sumsel 2006. Diriku pun langsung menghubungi Pipit, dia sedang bersama Vielda menuju rumah duka.

Akhirnya bertiga bersama Ola dan Gita, kita ke rumah duka. Suasana duka di rumah duka sangat ramai, seluruh teman, kerabat, handai taulan, rekan kerja dan termasuk pejabat dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, juga hadir.

Aku tak kuasa melihat Vielda yang begitu shock dan memeluk jenazah suaminya. Diriku tak berhenti berdo’a “Ya Allah kuatkan Vielda” . Air mataku pun ikut mengalir, aku benar – benar tidak tahu seperti apa perasaannya,  tapi yang kubayangkan jika itu terjadi padaku… Betapa hancurnya diri ini.

Berita kecelakaan Dela ku copas dari sumeks.co.id

Sekcam Tewas Dihajar Tronton

Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, berduka. Sekretaris Camat (Sekcam) Lais, Della Delatoe Arief SSTP MM (29), tewas mengenaskan setelah mobil sedan Toyota Corolla Altis warna hitam bernopol BG 81 DE yang dikemudikannya, tabrakan dengan truk tronton bernopol B 9126 ZU.

Kap atas mobil sedannya robek dan ringsek berat, korban sendiri tewas terjepit dalam mobil. Mata, hidung dan telinganya mengeluarkan darah. Posisi giginya menggigit bibir, diduga korban sempat mengerang menahan sakit sebelum akhirnya tewas.

Tragis yang dialami putra Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Muba Efendi Samsani itu, terjadi di kawasan Desa Pangkalan Panji, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Senin (15/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibat kejadian itu, jalan lintas tersebut sempat macet sepanjang 10 km.

Sementara sopir dan kernet tronton maut itu, kabur usai kejadian. ”Sopir dan kernetnya melarikan diri, namun kami sudah mengantongi identitasnya. Petugas di lapangan masih melakukan pengejaran,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Susilo Rahayu Irianto,  melalui Kasat  Lantas AKP Hardiman, didampingi Kanit Laka Ipda Apriansyah.

Dikatakan AKP Hardiman, tabrakan itu terjadi diduga karena faktor cuaca dan kondisi jalan. “Jalan saat itu sangat licin karena guyuran hujan, karena kondisi jalan licin inilah ban mobil yang dikendarai korban tergelincir, dan ditabrak oleh tronton yang datang dari arah berlawanan,” kata Hardiman.

Diterangkan Hardiman, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil sedan melaju dari arah Muba menuju Palembang. Ban mobilnya diduga selip, saat melintas di lokasi kejadian yang berupa tanjakan. Saat mobilnya masih dalam kondisi melintang di badan jalan, truk tronton dari arah berlawanan datang.

Diduga sopir tronton tak sempat mengelakkan lagi, hingga akhirnya tronton sarat muatan itu menghantam sisi kiri mobil korban. Bahkan ban depan tronton tersebut, sempat naik ke atas bodi mobil korban. Mobil terseret dan ban tronton sempat naik ke atas bodi mobil. Tak ayal, korban terjepit dalam mobil dan tertindih ban depan tronton.

Bunyi tabrakan yang terdengar hingga radius 500 meter, langsung menghebohkan warga. Warga pun berdatangan ke lokasi kejadian. Bersama anggota Satlantas Polres Banyuasin, korban yang tewas dievakuasi dan dibawa ke RSUD Banyuasin untuk divisum.

Istri Hamil Anak Pertama
Bertugas sebagai Sekcam Lais, korban diketahui tinggal di Perumahan Praja Mukti, Kelurahan Sako Baru, Sekayu, Muba. Sementara istrinya, Vielda yang bekerja di Bank Sumsel Babel Palembang, Jl Kapten A Rivai, menetap di Palembang. Tinggal di kawasan Jl Tanjung Harapan, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Vielda yang juga model di Kota Palembang, tengah mengandung anak pertama mereka.

Di bagian lain, kepergian yang cepat ini banyak yang tak diduga-duga oleh teman-teman korban, termasuk teman-teman dari kalangan istrinya. Tampak di jejaring sosial Facebook (FB) korban, bernama akun Della Arief, sejak kemarin sore sudah dipenuhi komentar ungkapan rasa tak percaya dan ucapan turut berbelasungkawa. Tampak foto profil akun FB pria kelahiran 8 Desember 1981 itu, bersama istrinya dengan latar belakang pantai diduga saat mereka berbulan madu.

“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu ” QS. 64:11

Vielda yang sabar dan kuat ya say… Allah memberikan semua ini karena Allah tahu Vielda kuat menjalaninya… pasti ada hikmah dibalik ini semua…

Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Tidak ada yang mengetahui Jodoh, maut, rezeki dan takdir, semuanya ada di tangan Allah.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya” QS. 2:286

ALLAH Swt tidak akan memberi beban kepada manusia melainkan sesuai dengan kesanggupannya

Ada pertanyaan yang harus direnungkan, bagaimana kondisi kita jika giliran tersebut datang menjemput kita, meninggalkan semua orang yang kita cintai dan yang mencintai kita.

Apakah kita menjadi orang yang memberikan manfaat dan perubahan untuk banyak orang. Kita harus terus memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik, memberikan manfaat dan perubahan untuk banyak orang.

Di sebuah tempat yang terjaga kemurniannya, di nurani makhluk yang pernah berkata: “Aku bersaksi” ketika Allah swt mengatakan:”Akulah Tuhanmu.” (Al-A’raf:172).

Pertanyaannya adalah inginkah dan bersediakah kita meluangkan waktu barang sebentar saja untuk menemukan jawaban tersebut?

Dan kita akan kembali pada-Nya…

Sayangi Ginjalmu, Jaga Ginjalmu

14 Mar

Judul diatas kutulis saat mendengarkan Seminar Sehari peringatan Hari Ginjal Sedunia dengan tema “Protect Your Kidneys, Control Diatebes” di RS. RK. Charitas Palembang.

Peringatan Hari Ginjal Sedunia diperingati setiap minggu kedua di bulan Maret, setiap tahunnya.

Ngomongin masalah sakit ginjal, ayahku pernah menjadi penderita sakit ginjal, beruntung masih dalam tahap awal sehingga bisa disembuhkan, dan kini Ayah terus menjaga kesehatannya dengan banyak mengkonsumsi air putih.

Masih ingat episode Kick Andy di Metro TV beberapa hari silam, yang menampilkan para penderita penyakit ginjal dan telah melakukan transplantasi ginjal.

Tema Hari Ginjal Sedunia tahun ini adalah  Lindungi Ginjal Anda Kendalikan Diabetes mempunyai makna ginjal kita dapat dilindungi dari kerusakan akibat adanya penyakit Diabetes Mellitus atau kencing manis  yaitu dengan jalan mengendalikan penyakit DM itu sendiri dengan baik berupa pengobatan diet.

Perubahan gaya hidup menuju hidup yang sehat bersama DM dan pemantauan kadar gula darah dengan pengobatan obat oral maupun insulin.  Data seluruh dunia menunjukkan bahwa penyebab gagal ginjal stadium akhir sebagian besar disebabkan oleh dm atau kurang lebih 40-60% dari penyandang cuci darah  selain itu penderita penyakit DM dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan bahkan Indonesia menduduki peringkat 4 dunia.

Faktor keturunan memiliki pengaruh   seseorang dapat terkena Diabetes atau tidak. Selain keturunan, gaya hidup juga berperan besar. Sekitar 80 persen prevalensi Diabetes Melitus merupakan tipe dua. Hal ini menunjukkan gaya hidup yang tidak sehat menjadi pemicu utama meningkatnya penyakit tersebut.

Diabetes tipe dua umumnya terkait genetis atau keturunan yang juga dipengaruhi dan dipicu faktor risiko seperti pola makan, kurang beraktivitas, merokok, minum beralkohol, obesitas, hipertensi hiperglikemia,  hiperkolesterol.

Buruknya gaya hidup itu tercermin  dengan Diabetes Melitus menduduki peringkat kedua sebagai penyebab kematian pada kelompok 45-54 tahun di perkotaan.

So, mulai saat ini atur hidup kita dengan pola hidup sehat, kurangi makanan manis, makanan berlemak, makanan cepat saji, banyak berolahraga minimal lari atau jalan cepat 30 menit perhari atau sit up 50 kali per hari. Tidak kalah penting, tidak merokok, stop alkohol, dan kurangi stress dengan tidur cukup minimal 6 – 7 jam per hari.

Dan mulai saat ini banyak – banyak mengkonsumsi air putih, toh kekurangan air putih selain berbahaya bagi ginjal juga bisa menciutkan otak, meski hanya 1 persen saja. Nah loh!


Jangan Terlalu Berharap

14 Mar

Apapun yang “terlalu” itu tidak baik, begitulah pesan orang tuaku… , terlalu banyak makan, perut akan sakit, terlalu lapar juga akan menimbulkan penyakit.

Jika terlalu berambisi mencapai sesuatu, kita malah tidak akan mendapatkan apapun selain capek belaka. Begitupun dengan terlalu berharap pada sesuatu, akhirnya kita akan merasakan kecewa mendalam.

Teringat pada kata-kata pelatih Taekwondo ku yang mengatakan

“Jangan kau gantungkan harapan pada sesuatu, karena jika kau tidak mendapatkannya kau akan sangat kecewa”

Ini benar dan sangat benar, aku kecewa …

Hari ini aku jatuh kembali… harapan yang kupupuk kembali… ahhhh… kenapa aku berharap? kenapa hanya karena dia datang bersilaturahmi dengan keluargaku November silam. Aku harus berharap lebih. Aku yakin ada hikmah besar kenapa ini terjadi padaku.

Allah pasti telah menyiapkan rencana dibalik ini semua, pasti ada kebaikan dan kebahagiaan berlipat-lipat untukku. Mungkin dia memang bukan yang terbaik untukku.

Allah telah menyediakan seseorang yang baik, sholeh dan taqwa itu untukku. Selama ini aku terlalu berharap dengan perasaan ini saja. Sekarang sudah jelas semua, tak ada lagi yang kuharapkan dan niat ini akan kembali kepada-Nya.

Wahai pemilik kehidupan, rengkuhlah diriku, jangan kau bolak balikkan hati ini, jagalah keistiqomahanku untukmu Ya Robb !!! Aku percayakan kehidupan dan diri ini kepadamu…

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga). QS. an-Nur (24) : 26

Robbanaa hablanaa min azwaajina wa zurriyyatinaa qurrota a’yun, waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa..

(Ya Allah, berikanlah pasangan dan anak-anak yang menjadi penyejuk mata kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.213 pengikut lainnya.