TIGA ALASAN NONTON HANCOCK VERSI SUZANNITA

Kalo Kapanlagi.com punya tiga alasan untuk nonton HANCOCK. Diriku juga punya alasannya,

Pertama, karena adik – adikku yang mengajak untuk menonton film ini, sehingga aku penasaran pengen nonton film ini. Mereka bilang film ini bercerita tentang ‘superhero’ yang ceroboh, menggelandang, dan alkoholik terus tiap nolong orang dicemooh bahkan mendapatkan perlakuan yang selayaknya bukan superhero, seperti dieluhkan dan dipuji. Karena denger nama Will Smith … so tambah penasaran… hehehe..

Will Smith yang menjadi Hancock bertemu dengan seorang eksekutif PR yang rajin? yang baru saja menyelamatkan hidup Ray Embrey (Jason Bateman) yang idelis, sepertinya tahu jawabannya. Lucu juga sih ada orang yang bener – bener keukeh untuk mengubah sesuatu yang boleh dibilang tidak mungkin.

Ray Embrey sangat tertantang untuk menyembuhkan Hancock yang tidak stabil, membersihkan image yang dimilikinya, dan mengubahnya menjadi pahlawan sejati yang dipuja dunia.

Sayangnya istri si Ray – Mary (Charlize Theron), istri Ray, tidak terlalu yakin Hancock bisa berubah. Apalagi saat Hancock mulai menggodanya di belakang Embrey. Mungkin rasa penasaran.

Alasan kedua versi saya, tidak banyak kisah superhero yang kayak gini, karena biasanya superhero dielukan ini malah dicaci maki, ini adalah film drama komedi penuh aksi yang pasti menyenangkan untuk ditonton di akhir minggu. Dan mungkin di sinilah satu-satunya tempat untuk melihat Will Smith melempar hiu seberat dua bis kota yang terdampar kembali ke laut. Bahkan ada yang lucunya karena ash – nya Will Smith kelihatan karno kebakaran di rumahnya … Hallla… ada ya…

Alasan ketiga, ada sisi romantisnya, ternyata si Marry istrinya Hancock, mereka ini hidup abadi sudah 3 ribu tahun, namun jika mereka berdekatan satu sama lain, mereka lemah dan menjadi manusia biasa mengikuti proses hingga mati. Tapi kalo berjauhan mereka berdua kuat.

Pelajarannnya sih, cinta itu tidak harus saling memiliki, karena cinta abadi tidak mesti berwujud dan saling memiliki. Cinta hanya bisa dirasakan tidak berbentuk. Selain itu, seorang pahlawan pun dapat melakukan kesalahan, sehingga jangan pernah takut untuk memperbaiki kesalahan, karena lebih terhormat orang yang memperbaiki kesalahan daripada orang yang tidak tahu kesalahannya. Selain itu, setiap orang pasti berubah, tergantung siapa temannya.

Met nonton ya ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s