Remember This

Dunia adalah sebuah kehidupan yang didalamnya terdapat kehidupan yang tertulis perjuangan hidup yang telah dijalaninya ada yang baik, jujur dan bahagia dan ada pula yang jatuh, melarat dan sengsara. Bagi orang arif alam ini untuk menjadi guru buat mengambil pelajaran, yang paling penting dalam kehidupan bukan menikmati keuntungan yang telah anda peloreh, sebab orang bodoh pun bisa melakukan nya. Yang benar-benar paling penting ialah bagaimana caranya mengambil keuntungan dari kerugian anda. Untuk itu diperlukan kecerdasan.

Dan kecerdasan inilah yang paling penting sebab membedakan antara orang yang cerdas dengan orang yang bodoh.

Wahai sahabat koe…….! apa yang tengah anda cari dari kehidupan ini apakah kemewahan, kedudukan, jabatan, pangkat atau yang lainnya yang membuat anda bangga akan diri anda…..! tapi perlu aku ingatkan kepada moe itu semua tidak penting karena yang paling penting adalah bagaimana anda menghargai hidup ini.

Wahai sahabat koe…! kehidupan ini bukan diukur oleh waktu kita hidup karena hidup yang berarti itu adalah serentetan kesulitan dan persoalan, yang harus dicari jalan pemecahannya, kesulitan adalah batu asahan kehidupan, setiap puncak kalir dicapai dengan jalan mengatasi kesulitan-kesulitan. Yang paling penting dan kita butuhkan dalam kehidupan adalah dimana ada seseorang yang selalu memberi semangat untuk melaksanakan hal-hal yang dapat kita kerjakan dan adalah suatu kesalahan untuk membiarkan kehidupan ini menjadi rumit.

Kehidupan sebenarnya sangatlah sederhana dan hanya dengan memikirkannya secara positif , ia akan dapat dikuasai. Memang kita menyadari kehidupan terkadang susah untuk kita tebak karena kehidupan bukanlah kuis atau lotre, kehidupan adalah sesuatu hal dimana dalam kehidupan ini ada realita yang harus kita jalani karena menjalani kehidupan ini tidak segampang yang diperkirakan.

Wahai sahabat koe…! ingin aku menyampaikan kepada moe kejarlah apa yang anda inginkan dan anda harapkan tetapi anda harus ingat hidup tidaklah akan kekal karena suatu saat kita pasti dipanggil oleh sang pencipta dan kita harus rela melepaskan itu semua. Harta, jabatan, pangkat atau pun seseorang yang memang kamu sayangi dan kamu cintai. Hanya satu yang anda akan bawa adalah amal baik dan amal buruk moe…! sebelum hal ini terjadi kamu harus bisa memilih mana yang sebenarnya pantas anda lakukan dan kerjakan untuk bekal anda kelak nanti.

Wahai sahabat koe….! roda hidup di dunia berputar terus, tak ada yang tetap; hari ini duka, besok suka, hari ini bergembira, besok menderita. Dalam pergolakan dunia kalau kita teledor kita jatuh, janganlah dunia disalahkan tetapi periksalah kenapa kita jatuh berarti kita lupa akan putaran roda tadi, ketika ada riang gembira karena putaran roda dunia, lupa dan memikirkan bahwa di belakang riang gembira, akan datang pula duka derita.

Wahai sahabat koe….! jangan lah anda salah jalan karena kelak penderitaan dan kesengsaraan yang akan anda dapat dari keselahan itu, tetapi sebaliknya kalau anda benar jalan maka kebahagian dan kesenangan yang akan anda dapatkan kelak nanti….! campan itu wahai sahabat koe.

Iklan

Setiap Orang Punya Masalah

Setiap orang punya masalah. Besar, kecil. Relatif.

Sebenarnya diriku terkejut, ketika melihat temanku, yang biasa gembira dan tersenyum, memiliki wajah cantik, kaya dan selalu dikelilingi laki – laki, mengeluh kepadaku. Bahkan dia meminjam uang dariku, ternyata Kaya Tapi Miskin.

Keluarganya hampir kehilangan kekayaan, akibat keteledoran ayahnya. Teman yang biasa ada, tertawa dan tersenyum, kini harus menjerit dan menangis. Oh Tuhan…. ternyata selama ini , diriku buta dan tidak melihat jika dia memiliki masalah.

Kupikir masalah terberatnya hanya kecantikan, dan pacar-pacarnya. Saya bersyukur ternyata masih memiliki keluarga, meskipun kekurangan disana sini, tapi kami masih bersatu dan hangat.

Dari yang pernah saya pelajari, setiap orang punya masalah, entah masalah dalam pekerjaan, masalah dalam rumah tangga, masalah dengan lingkungan, masalah keuangan, masalah dalam kehidupan sosial, bahkan juga masalah dengan diri sendiri.

Besarnya masalah juga bersifat relatif. Namun, tahukah Anda bahwa di balik setiap masalah terkandung suatu peluang emas dan kesempatan yang besar untuk maju?

Semua masalah sebenarnya adalah rahmat terselubung bagi kita. Mereka ”berjasa” karena dapat membuat kita lebih baik, lebih arif, lebih bijaksana, dan lebih sabar.

Ada kata-kata bijak dari Norman V. Peale yang patut Anda renungkan. Dalam bukunya You Can If You Think You Can, ia mengatakan, ”Apabila Tuhan ingin menghadiahkan sesuatu yang berharga, bagaimanakah Ia memberikannya kepada Anda? Apakah Ia menyampaikan dalam bentuk suatu kiriman yang indah dalam nampan perak? Tidak! Sebaliknya Tuhan membungkusnya dalam suatu masalah yang pelik, lalu melihat dari jauh apakah Anda sanggup membuka bungkusan yang ruwet itu, dan menemukan isinya yang sangat berharga, bagaikan sebutir mutiara yang mahal harganya yang tersembunyi dalam kulit kerang.”

Pernyataan di atas bukan sekedar kata-kata indah untuk menghibur Anda yang sedang kalut menghadapi suatu masalah. Ini adalah perubahan paradigma dan cara berpikir. Keadaan apa pun yang kita hadapi sebenarnya bersifat netral. Kita lah yang memberikan label positif atau negatif terhadapnya. Seperti yang dikatakan filsuf Cina, I Ching, … ”Peristiwanya sendiri tidak penting, tapi respon terhadap peristiwa itu adalah segala-galanya.”

Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh. Sayang, lebih banyak orang yang menganggap masalah sebagai sesuatu yang harus dihindari. Mereka tak mampu melihat betapa mahalnya mutiara yang terkandung dalam setiap masalah.

Tuhan amat mengetahui kemampuan kita masing-masing. Ia tak akan pernah memberikan suatu beban yang kita tak sanggup memikulnya.

“Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri”

mencintai tapi tak memiliki

Dalam hidup ada kejadian yang disebut dengan kehilangan. Mengapa hilang? Berpindah tempatkah? Berpindah tangan dan kepemilikan kah? Meninggal dunia? Rusak? Hancur?Semua di atas tetap saja sama rasanya, kehilangan…

Yang sering terjadi adalah bukan saat masih “memilikinya” tetapi saat “kehilangannya”, menjadi penyakit jiwa bila masih tak bisa diatasi.

“Kita tidak dapat merasakan kehilangan sebelum kita benar – benar kehilangan”

Kita diciptakan karena cinta, pemberian Yang Maha Mencipta, Maha Memberi. Dengan kasih sayang orang tua kita (atau siapapun) membesarkan kita saat kecil karena cinta, tahu bahwa kita belum mampu untuk berjuang melestarikan pemberian hidup.

Setelah besar kita berjuang untuk dalam penghidupan selalu sehat, nyaman, mengikuti perkembangan lingkungan dan masyarakat. Mencari ilmu untuk menjadi pintar, bekerja untuk menafkahi diri, mengembangkan sikap mental dan moral untuk menjadi manusia yang “baik”.

Jika kita terbiasa memandang hidup itu sebagai masa di dunia, maka perasaan kehilangan itu ada karena sesuatu meninggalkan dunia “kita”.

Kehilangan barang, berarti barang itu sudah tidak ada dalam dunia “kecil” kita. Kehilangan pacar, berarti si pacar sudah tidak ada dalam jangkauan sayang kita walau tiap hari masih bertemu di kantor misalnya. Kehilangan seseorang karena ia meninggal dunia jauh lebih rumit, karena tidak ada hubungan yang bisa terjadi lagi dalam jangkauan panca indera kita.

Setelah kita mencinta sejenak, lalu kehilangan, apakah sempat kita memiliki? Entahlah apa jawabannya, perasaanlah yang bisa berkata tanpa perlu dinyatakan.

Karena kehilanganlah , sifat memiliki itu hilang, walau cinta itu tidak hilang. Bentuk cinta yang beragam, cinta pada anak, cinta pada orang tua, cinta pada kekasih, cinta pada hobi, cinta pada Tuhan.

Cinta dan mencinta itu abadi, karena dititipkan oleh Yang Maha Mencintai…

Jadi bagaimanakah rasanya jika kita mencintai tapi tak bisa memiliki… semua ada jawabannya, tapi terkadang kita memaksa jawaban cinta harus saling memiliki, dia harus menjadi milik kita.

Padahal ada seseorang yang lain , yang akan datang untuk menggantikan cinta dan posisi yang hilang tersebut….

I believe that …. so I live …

Hello world

Hello World …. akhirnya diriku bisa bergabung di blogger juga, mungkin tulisan ini masih belum baik, tapi diriku akan berusaha untuk menjadi lebih baik, dan tidak akan pernah berhenti menulis dan belajar, seperti “BINTANG YANG KAN SELALU BERSINAR”

Kenapa suka bintang, jawabannya meski bintang itu terlihat kecil dari bumi, namun tetap bersinar meski di siang hari, walaupun harus kalah terang dibandingkan matahari jika di siang hari ataupun bulan di malam hari.

“I love the stars.
Because they can’t say anything.
I love the stars.
Because they do not judge anyone.”Natsuki Takaya

Semoga aku bisa menjadi bintang di hati setiap orang, memberikan warna, cahaya dan manfaat bagi banyak orang. Aamiin…

Cinta dan Kebodohan

cinta, kebodohan, au revoir

“Cinta bisa membuat orang bertindak bodoh. Coba lihat orang yang sedang pacaran, apa pernah mereka membicarakan hal-hal penting?”

Ya, cinta memang bisa membuat orang berbuat bodoh. Itulah yang kulakukan dengan mimpiku selama 7 tahun ini.

Mungkin jawabannya adalah aku telah mencintai orang yang salah. Tak hanya aku, teman-temanku pun berfikir demikian. Begitu lama teman-temanku, sahabatku, orangtuaku, adik-adiku berkata … “Kamu akan menjadi katak dalam tempurung, bila terus bersamanya”.

Tak lama berselang, aku seolah diyakinkan bahwa dia yang selama ini kucintai ternyata memang tak layak untuk dicintai. Salahku juga  mencoba meyakinkan diri bahwa dia layak dicintai.

Kupikir di tanggal ini 7 – 7 – 2007 …. diriku sudah menjadi istrinya … nyonya … Ibu …. Tapi ternyata di tanggal ini … diriku JOMBLO … hahahhahah..

Good luck my friend. Semoga suatu hari nanti aku bisa menyusulmu menempuh hidup baru.

Mimpi. Aku tak bisa hidup tanpa mimpi. Seorang teman mengingatkan tentang pentingnya implementasi. Tanpa bermaksud sombong, aku jawab aku sudah puas berada di fase itu. Biarlah orang lain yang mengambil peran tersebut.

Sementara aku akan berbahagia dengan bermimpi. Mungkin mimpiku hanya akan terwujud di suatu tempat yang berbeda pada suatu waktu di masa datang.

Bagaimanapun mimpi harus tetap dipelihara kan? 🙂

Seperti kata idolaku tadi “Cinta bisa membuat orang bertindak bodoh”, suatu hari aku kan menjawabnya

“Cinta tidak akan membuat kita bertindak bodoh, kalau saja kita bisa mencintai orang yang tepat dan layak untuk dicintai.”


Dan dalam kasusku, orang yang tepat dan layak saat ini adalah diriku dan keluargaku. Jadi, mohon maaf sayang kubuang sajalah semua mimpi basiku untukmu. Au revoir.