
Nama saya Suzan Oktaria, saya terlahir dari pasangan Gitok dan Aisyah. Sebagai anak yang biasa saja dan berasal dari lingkungan keluarga sederhana dan didikan yang boleh dibilang keras, membuat saya menjadi anak mandiri. Terlebih saya merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ketiga adik saya, Remon, Rena dan Mela, merupakan pendorong bagi saya, untuk membuktikan kepada mereka, jika saya adalah kakak yang baik bagi mereka.
Saya punya hobi membaca buku, olahraga, makan, nonton film, menulis, mencoba resep baru dan jalan – jalan (travelling). Buku yang disukai so pasti “Al-Qur’an” buku filasafat, pengembangan diri ( Kun Fayakun “Yusuf Mansyur” , Satu Tiket ke Surga “Zabrina Bakar”, etc) , roman, novel dan biografi.
Berbicara nonton film ya, paling tidak suka nonton film horor huahahhahhah… adik – adikku paling sebal mengajakku nonton film horor, karena mereka lebih ketakutan mendengar teriakanku. Film favorite buanyak … Preety woman “Kapan ada laki-laki yang bener sayang ama AKU”, Vertical limit “Hidup ini harus berjuang, seberat apapun itu, JANGAN PERNAH MENYERAH”, Pearl Harbour “Hidup harus berani memilih”, So Close “Lagu itu menjadi inspirasi hidup “Close To You”,Crouching Tiger Hidden Dragon ” Semua Hal Bisa Terjadi “, Memoir Of Geisha “Aku Bertiga Ola, en sepupunya nonton film ini, serasa bioskop milik KITA”, Berbagi Suami “Film yang buat aku berpikir lagi tentang POLIGAMI”, Nagabonar Jadi 2 “Ternyata cinta dapat mengalahkan semua.
Berbicara soal musik, ya paling suka musik Pop, R n B, Jazz. Saya juga suka nonton TV hehehheeh, beberapa acara yang kusuka Surat Untuk Sahabat, Desperate Housewife, Ofrah Winfrey Show, Wisata Kuliner, dan Mario Teguh The Golden Ways.
Saya selalu berusaha untuk maju, meskipun banyak orang yang mengatakan tidak mungkin, namun saya tetap maju, meskipun gagal tapi yang terpenting saya pernah mencoba melakukannya. Terutama jika hal tersebut dapat membuat kebanggaan, tidak hanya bagi saya, tetapi juga orang tua, adik-adik hingga teman-teman saya.
Sejak kecil saya selalu mencoba berbagai hal, mulai dari masuk Sekolah Perawat Kesehatan Perdhaki, yang akhirnya membuat saya bertemu dengan olahraga Taekwondo, dan berhasil mencatatkan saya sebagai salah seorang atlet Sumatera Selatan. Tidak pernah ada yang mengira, jika olahraga yang baru saya tekuni, sejak kelas 3 SPK tersebut, memberikan prestasi yang cukup lumayan bagi seorang pemula. Bahkan saya akhirnya lebih memilih keluar dari jalur pendidikan, dan menjadi atlet Taekwondo.
Kembali saya bertemu dengan pilihan, yang membuat saya melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Palembang, jurusan Pendidian Biologi. Dan setelah selesai kuliah, lagi – lagi saya keluar dari jalur pendidikan, saya bekerja di jurnalistik. Padahal saya tidak mempunyai pengalaman sedikit pun di dunia ini, tetapi saya tetap berusaha untuk terus mencoba, dan memberikan yang terbaik.
Bicara tentang puteri, yang terlintas dalam pikiran saya. Puteri merupakan sosok yang cantik, baik hati, lemah lembut dan penuh dengan kasih sayang. Saya merasa saya bukanlah sosok seperti itu, saya selalu merasa diri saya tidak cantik, tomboy dan keras kepala.
Hingga akhirnya saya diajak untuk mengikuti ajang pemilihan puteri Indonesia tingkat Sumatera Selatan. Tidak ada satupun terlintas dalam benak saya, jika akhirnya saya bisa berada dalam komunitas tersebut. Awalnya saya ragu, apakah saya bisa mengikuti ajang pemilihan tersebut, rasa kurang percaya diri, membuat saya berpikir keras untuk terus maju atau mundur.
Akhirnya saya berpikir, jika tidak sekarang kapan lagi saya akan mencoba, kesempatan pun tidak akan datang dua kali. Ternyata setelah menjalaninya, meskipun hal ini bukanlah bidang saya, tapi saya mendapatkan pengalaman baru yang belum pernah saya dapatkan. Dan yang terpenting pengalaman merupakan guru termahal yang pernah kita miliki.
Banyak hal yang kini bisa saya pahami, tidak ada salahnya kita bermimpi, bermimpilah yang tinggi, tetapi bukan sekedar mimpi. Tidak akan berguna mimpi yang indah atau mimpi yang luhur jika tanpa tindakan untuk memulai meraih mimpi tersebut. Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka.
Bahkan kita harus tetap belajar tanpa kenal berhenti, karena belajar adalah salah satu modal sukses bagi setiap orang. Sering orang mengatakan tidak bisa tanpa pernah belajar. Jika saat ini masih banyak yang belum kita kuasai, sudahkah kita belajar? Namun belajar tidak akan ada gunanya, meskipun seberapa lama kita belajar, seberapa tinggi ilmu kita, dan seberapa lengkap ilmu kita, tanpa disertai praktek dari ilmu tersebut.
Tetapi jangan hanya asyik dengan belajar, kita juga harus mencari strategi yang jitu agar bisa sukses cepat. Karena suatu strategi bisa diketahui jitu, jika kita telah melaksanakan strategi tersebut, karena keadaan lapangan bisa berbeda dengan teori. Teori memang perlu, belajar memang perlu, tetapi melaksanakan teori yang telah kita pelajari itu lebih perlu.
Sehingga tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi. Tindakanlah yang membedakan antara orang yang sukses dengan pemimpi disiang bolong. Tindakanlah yang akan memberi makna terhadap ilmu yang Anda miliki.
Tindakan bukan sembarang tindakan, tindakan yang diperlukan untuk sukses adalah tindakan yang terus menerus dan penuh komitmen. Tindakan yang cerdas bukan hanya keras, tindakan itu harus dilandasi dengan strategi jitu yang sudah kita susun, dan tanpa kenal henti.
Dan akhirnya kita sampai pada titik, semua tindakan itu tidak akan berarti apa-apa, tanpa kita pernah mencobanya. Setidaknya dengan berani mencoba, kita menjadi tahu dan merasakan tantangan tersebut.
Tidak ada salahnya kita gagal, karena kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda. Dan yakinlah ada hikmah besar, dibalik semua hal yang kita lakukan. Ayo, jangan pernah berhenti mencoba hal yang baik dan berguna untuk kita karena semua hal tersebut akan berguna bagi masa depan kita.

Posted by Dhimas L N ---- (^-^)v on Juli 4, 2008 at 1:37 pm
assalamualaikum,,,,
punten lagi nyasar
Posted by mangoeni on Juli 11, 2008 at 1:48 pm
Seperti Friendster aja, ya Halaman Aboutnya
Lam kenal yoouww!!
Posted by suzannita on Juli 12, 2008 at 1:21 am
heheheh … iya kemarin copy paste dari fs terdahulu, sebelum diubah profilenya
Posted by aliefnews on Agustus 21, 2008 at 6:36 pm
weeee……
boleh minta alamat FSnya????
http://www.friendster.com/aliefnews
Posted by aliefnews on Agustus 21, 2008 at 6:37 pm
salam kenal…..
Posted by gajah_pesing on Agustus 22, 2008 at 10:59 am
salam kenal, btw kok mirip FS ya..?
Posted by pinky on Agustus 29, 2008 at 4:47 pm
haloo suzan ….
saya juga orang sumatera selatan … palembang
jadi kita sama yach …
wong kito galo …
lam kenal
Posted by hedi on Agustus 29, 2008 at 4:51 pm
Met kenal …. baca – baca dulu yak …
Posted by suzannita on Agustus 31, 2008 at 4:17 pm
–> gajah pesing…. iya nih copy paste aja dari FS heheheh
Posted by teje21 on Oktober 22, 2008 at 5:04 pm
Hidup ini mengalir seperti air, menuju saluran yang berliku, terkadang kita hanya berputar dipusara yang tak pasti, meski sebenarnya kita tahu, air akan mengalir menuju muara.
Hidup adalah tantangan, perjuangan dan resiko. Bila takut menghadapi resiko, jangan hidup. Dunia ini terkadang tidak cukup untuk direnungi, tapi minta untuk disapa, kita juga tidak cukup untuk menanti dunia tertawa, tapi bikinlah dunia menjadi bulat berseri-seri dan selalu ceria. Temukanlah hidupmu di sana!
Posted by Benagewe on Januari 26, 2009 at 5:21 pm
Kayanya pernah liat … di mana yach ehmmmm ….
Oh iya, Ini Mbak Suzan yang punya blog suzannita.wordpress.com itu kan ? hehehe
Salam kenal ya Mbak
Ben
http://benedikawidyatmoko.wordpress.com
Posted by Muhtar,S.Si on April 21, 2009 at 10:01 pm
Saya salut dengan tulisan anda….
Saya jadi teringat dengan kisah hidupku. Tapi yakinlah bahwa tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini selama kita ikhlas menerima semuanya.
Salam kenal dari saya,
Muhtar
Makassar.
Posted by klikharry on April 22, 2009 at 7:51 pm
salam kenal dari klikharry
Posted by sarche on Mei 6, 2009 at 2:26 pm
salam kenal dr wong palembang jugo
*tapi selalu merantau sejak tamat SD hehee
Posted by SRAYA LeWat on Mei 26, 2009 at 11:19 am
Assalamu’alaikum
Salam kenal. aku jugo wong pelembang di Rantau, baco artikel2 Islam bermutu BeRKUNJUNG KeSINI.
asli lahat
Posted by Mas Tyas on Juli 27, 2009 at 9:55 pm
Salut dengan dedikasi anda! Mungkin anda bisa kasih solusi untuk saya disini Thanks, salam kenal
Posted by galihmuktiaji on Oktober 12, 2009 at 9:34 pm
kapan kapan berkunjung ya, salam kenal
http://galihmuktiaji.wordpress.com/