Jodoh, Maut, Rezeki dan Takdir, Semuanya di Tangan Allah

16 Mar

“Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un”

Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali padanya.

Allah Swt menyadarkan diriku betapa singkatnya hidup ini. Betapa pentingnya harus mengisi kehidupan yang singkat ini dengan berbagai macam kebaikan yang terbaik.

Kemarin (15/03/2010) pukul 18.10 WIB handphoneku berbunyi SMS masuk dari Mb V isinya  “San, suami Vielda meninggal” aku pun terkejut “Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un”.

Aku pun langsung menelpon Mb V

Suzan : Mb, bener tuh kabarnya ?

Mb V  : Iya Su, bener

Suzan : Kenapa mbak , ada apa ?

Mb V : Kecelakaan di Sungai Lais… tolong info ke seluruh teman – teman PS angkatan 2006 ya

Suzan  : Iya mb

Vielda adalah teman satu angkatan di pemilihan Puteri Sumsel 2006. Diriku pun langsung menghubungi Pipit, dia sedang bersama Vielda menuju rumah duka.

Akhirnya bertiga bersama Ola dan Gita, kita ke rumah duka. Suasana duka di rumah duka sangat ramai, seluruh teman, kerabat, handai taulan, rekan kerja dan termasuk pejabat dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, juga hadir.

Aku tak kuasa melihat Vielda yang begitu shock dan memeluk jenazah suaminya. Diriku tak berhenti berdo’a “Ya Allah kuatkan Vielda” . Air mataku pun ikut mengalir, aku benar – benar tidak tahu seperti apa perasaannya,  tapi yang kubayangkan jika itu terjadi padaku… Betapa hancurnya diri ini.

Berita kecelakaan Dela ku copas dari sumeks.co.id

Sekcam Tewas Dihajar Tronton

Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, berduka. Sekretaris Camat (Sekcam) Lais, Della Delatoe Arief SSTP MM (29), tewas mengenaskan setelah mobil sedan Toyota Corolla Altis warna hitam bernopol BG 81 DE yang dikemudikannya, tabrakan dengan truk tronton bernopol B 9126 ZU.

Kap atas mobil sedannya robek dan ringsek berat, korban sendiri tewas terjepit dalam mobil. Mata, hidung dan telinganya mengeluarkan darah. Posisi giginya menggigit bibir, diduga korban sempat mengerang menahan sakit sebelum akhirnya tewas.

Tragis yang dialami putra Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Muba Efendi Samsani itu, terjadi di kawasan Desa Pangkalan Panji, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Senin (15/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibat kejadian itu, jalan lintas tersebut sempat macet sepanjang 10 km.

Sementara sopir dan kernet tronton maut itu, kabur usai kejadian. ”Sopir dan kernetnya melarikan diri, namun kami sudah mengantongi identitasnya. Petugas di lapangan masih melakukan pengejaran,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Susilo Rahayu Irianto,  melalui Kasat  Lantas AKP Hardiman, didampingi Kanit Laka Ipda Apriansyah.

Dikatakan AKP Hardiman, tabrakan itu terjadi diduga karena faktor cuaca dan kondisi jalan. “Jalan saat itu sangat licin karena guyuran hujan, karena kondisi jalan licin inilah ban mobil yang dikendarai korban tergelincir, dan ditabrak oleh tronton yang datang dari arah berlawanan,” kata Hardiman.

Diterangkan Hardiman, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil sedan melaju dari arah Muba menuju Palembang. Ban mobilnya diduga selip, saat melintas di lokasi kejadian yang berupa tanjakan. Saat mobilnya masih dalam kondisi melintang di badan jalan, truk tronton dari arah berlawanan datang.

Diduga sopir tronton tak sempat mengelakkan lagi, hingga akhirnya tronton sarat muatan itu menghantam sisi kiri mobil korban. Bahkan ban depan tronton tersebut, sempat naik ke atas bodi mobil korban. Mobil terseret dan ban tronton sempat naik ke atas bodi mobil. Tak ayal, korban terjepit dalam mobil dan tertindih ban depan tronton.

Bunyi tabrakan yang terdengar hingga radius 500 meter, langsung menghebohkan warga. Warga pun berdatangan ke lokasi kejadian. Bersama anggota Satlantas Polres Banyuasin, korban yang tewas dievakuasi dan dibawa ke RSUD Banyuasin untuk divisum.

Istri Hamil Anak Pertama
Bertugas sebagai Sekcam Lais, korban diketahui tinggal di Perumahan Praja Mukti, Kelurahan Sako Baru, Sekayu, Muba. Sementara istrinya, Vielda yang bekerja di Bank Sumsel Babel Palembang, Jl Kapten A Rivai, menetap di Palembang. Tinggal di kawasan Jl Tanjung Harapan, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Vielda yang juga model di Kota Palembang, tengah mengandung anak pertama mereka.

Di bagian lain, kepergian yang cepat ini banyak yang tak diduga-duga oleh teman-teman korban, termasuk teman-teman dari kalangan istrinya. Tampak di jejaring sosial Facebook (FB) korban, bernama akun Della Arief, sejak kemarin sore sudah dipenuhi komentar ungkapan rasa tak percaya dan ucapan turut berbelasungkawa. Tampak foto profil akun FB pria kelahiran 8 Desember 1981 itu, bersama istrinya dengan latar belakang pantai diduga saat mereka berbulan madu.

“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu ” QS. 64:11

Vielda yang sabar dan kuat ya say… Allah memberikan semua ini karena Allah tahu Vielda kuat menjalaninya… pasti ada hikmah dibalik ini semua…

Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Tidak ada yang mengetahui Jodoh, maut, rezeki dan takdir, semuanya ada di tangan Allah.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya” QS. 2:286

ALLAH Swt tidak akan memberi beban kepada manusia melainkan sesuai dengan kesanggupannya

Ada pertanyaan yang harus direnungkan, bagaimana kondisi kita jika giliran tersebut datang menjemput kita, meninggalkan semua orang yang kita cintai dan yang mencintai kita.

Apakah kita menjadi orang yang memberikan manfaat dan perubahan untuk banyak orang. Kita harus terus memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik, memberikan manfaat dan perubahan untuk banyak orang.

Di sebuah tempat yang terjaga kemurniannya, di nurani makhluk yang pernah berkata: “Aku bersaksi” ketika Allah swt mengatakan:”Akulah Tuhanmu.” (Al-A’raf:172).

Pertanyaannya adalah inginkah dan bersediakah kita meluangkan waktu barang sebentar saja untuk menemukan jawaban tersebut?

Dan kita akan kembali pada-Nya…

About these ads

43 Tanggapan to “Jodoh, Maut, Rezeki dan Takdir, Semuanya di Tangan Allah”

  1. Red Maret 16, 2010 at 21:21 #

    semoga yang meninggal diterima di sisiNYA dan yang ditingalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Semua ini sudah ditakdirkan oleh YME, dan kita semua suatu saat pasti berkumpul dalam kebahagiaan abadi bersama kerabat dan teman-teman lain.

  2. Yahya Adi Mulya Maret 16, 2010 at 22:19 #

    I agree with your article.
    All of the world are belong to ALLAH.

    Yg penting tetep bersyukur dgn apa yg kita punya sekarang.

    Tetep semangat ya sobat.

    • suzannita Maret 17, 2010 at 08:18 #

      ya semoga Vielda tetap semangat dan tabah menjalani kehidupan ini, membesarkan anaknya

  3. greengrinn Maret 16, 2010 at 22:46 #

    ya ampun, baca tulisan ini buat saya jadisadar lagi. semoga yang ditinggalkan tetap sabar, amin T_T

  4. eL-Tawa Maret 17, 2010 at 02:58 #

    Duka bukan satunya cara menyatakan kehilangan atas seseorang. Doa dan menauladani kebaikanya semasa hidup adlh cara tbaik.

    • suzannita Maret 17, 2010 at 08:17 #

      iya … saya berdo’a buat Dela … semoga dia mendapatkan tempat yang layak disana, dan Vielda semoga dia kuat menjalani hidup dan membesarkan anaknya

  5. delia4ever Maret 17, 2010 at 03:20 #

    Turut berduka cita …

    semoga mbak vielda tabah …..

  6. alid abdul Maret 17, 2010 at 07:29 #

    ngeri liat mobilnya…
    turut berduka cita mbak,,,, saya kemarin juga kehilangan teman, kecelakaan waktu menuju ke rumah saya.
    kita hanya bisa ikhlas aja mbak… sampai sekarang saya masih belajar bagaimana caranya ikhlas…

    • suzannita Maret 17, 2010 at 08:16 #

      saya juga… sampe sekarang juga terus belajar untuk ikhlas …

  7. Cahya Maret 17, 2010 at 08:38 #

    Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi kemudian… Mungkin juga kita tak akan pernah siap untuk apa yang terjadi kemudian..

    Sehingga kita hanya akan tahu, apakah kita cukup bijak untuk semua itu jika hari ini sudah terlewati…

  8. Yolanda Maret 17, 2010 at 10:49 #

    gue selalu merinding kalo ngomongin “kematian”

  9. darahbiroe Maret 17, 2010 at 10:49 #

    wakwkakwa itu fotonya 1 lagi dapat gelas cantik mesti :D

    yupz smua itu ditangan allah

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya he
    salam blogger
    makasih :D

  10. hellgalicious Maret 17, 2010 at 14:01 #

    innalillahiwainnalillahi raji’un
    turut berduka cita neng

  11. abrus Maret 17, 2010 at 17:12 #

    Turut berduka – walau terlambat … :(

  12. hahn Maret 17, 2010 at 17:45 #

    Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un

    turut berduka mbak

  13. bayu putra Maret 17, 2010 at 19:19 #

    setuju sekali … kita Umat Manusia hanya bisa berdoa dan meminta ….. supaya didalam kehidupan ini semuanya bisa berjalan dengan baik … amin.

  14. bukan detikcom Maret 17, 2010 at 19:20 #

    hmmm…langsung berasa banyak bener yang belum dikerjakan…

  15. aldy Maret 17, 2010 at 19:42 #

    Kita hanya bisa menjalani yang sudah digariskan, ketika saatnya kita kembali, bagaimanapun caranya itu memang sudah janji sebelum kita lahir kedunia ini.

  16. funkytridoretta Maret 17, 2010 at 21:15 #

    ckckckc.. mengerikan…

  17. soewoeng Maret 18, 2010 at 10:09 #

    semua sebagai peringatan semua nya akan menghadap NYA

  18. xvader Maret 18, 2010 at 14:40 #

    iyo, mbak. aku terenyuh nian ngeliat azizah tersedu-sedu cak itu, mano lagi hamil pulo. kasian calon anaknyo… *hiks* T-T

    • suzannita Maret 18, 2010 at 19:09 #

      iya nih sedih banget deh pokoknya… aku bingung mo ngomong apa… takut salah

  19. Hajier Maret 18, 2010 at 18:09 #

    Hari ini saya blogwalking dan menemukan 2 posting tentang kematian. Ya, kematian adalah misteri yang kita tidak tahu kapan datangnya.

    Turut berduka cita atas kematian suami temannya

  20. mahesapandu Maret 19, 2010 at 00:40 #

    menyentuh..

  21. budiatturats Maret 20, 2010 at 19:52 #

    Qs. al-baqarah 153-157
    153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
    154. Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu ) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup tetapi kamu tidak menyadarinya.
    155. Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
    156. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”
    157. Mereka Itulah yang mendapat keberkatan yang Sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk

    artikel tentang “memahami musibah dan bencana dakam perspektif al-qur’an” akan terbit di http://budiatturats.wordpress.com

    semoga menjadi bahan renungan kita semua

  22. Rika Dwi Pratiwi Maret 23, 2010 at 09:32 #

    Salam kenal..
    Saya Rika,adik kelas Vielda sewaktu sekolah d SMAN 5 Palembang.Kebetulan kami sama2 di extrakurikuler drama..
    saya memang sudah sangat lama tidak ketemu dan kontek vielda. saya mendapat kabar ini dr Anita,sahabat saya yg juga teman satu manajemen Vielda di Putri Sumsel…
    Saya sangat terkejut dan langsung ingin mengetahui berita ttg kejadian ini, baik dr akun FB dan google..

    Saya berdoa semoga Almarhum bersama di antara org2 beriman,dilapangkan kuburnya dan diampuni semua dosa2nya..Amiin Ya Allah..

    Semoga Vielda beserta keluarga besar kuat,tabah,sabar.karena kesabaran itulah yg akan menolong kita di hari kiamat..
    Satu lg,semoga anak mereka kelak lahir dgn selamat dan sehat walafiat dan menjadi anak yg Sholeh/Sholeha agar bisa mendoakan org tuanya….

    Regards,

    Rika Dwi Pratiwi

    • suzannita Maret 23, 2010 at 12:45 #

      salam kenal juga Rika… moga Allah menguatkan Vielda untuk terus berdiri dan membesarkan anaknya

  23. Djarums Cigarette Maret 23, 2010 at 10:14 #

    Hidup ini Indah 03:13

  24. Djarums Cigarette Maret 24, 2010 at 16:21 #

    Terima kasih infonya 09:21

  25. Djarums Cigarette Maret 26, 2010 at 10:55 #

    berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 03:55

  26. Djarums Cigarette Maret 26, 2010 at 10:57 #

    berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 03:57

  27. Djarums Cigarette Maret 27, 2010 at 21:54 #

    berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 14:54

  28. Djarums Cigarette Maret 28, 2010 at 22:10 #

    berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 15:10

  29. Djarums Cigarette Maret 28, 2010 at 22:16 #

    berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 15:15

  30. Dahrun Marada Maret 29, 2010 at 11:23 #

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Meninggalnya orang yang begitu sangat dekat dengan kita, akan mengharu-biru perasaan. Seperti aku alami dalam menghadapi kematian ibuku yang begitu mendadak, membuat aku pingsan beberapa saat. Kematian, rejeki dan jodoh memang tidak bisa kita prediksi, kita hanya menunggu dan menunggu serta berikhtiar menghadapinya.
    Salam kenal.

  31. LINA April 1, 2010 at 15:53 #

    TABA ya mbk aq merasakan apa yg mbk rasakan kmrn aq jg mengalamin hal yg sama di tinggal dgn org yg sangat kita sayang dan cinta……. tp kt jgn larut dalam kesedihan ya mbk…. tetap ceria seiring wky berlalu!!!!!!!!!!!!!!

  32. reoggal Agustus 17, 2010 at 20:39 #

    siipp

  33. yale Januari 3, 2011 at 08:58 #

    semua milik Allah, dan akan kembali kepadanya……sabar

  34. Donny September 21, 2011 at 22:46 #

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    jodoh, maut, rezeki ada ditangan tuhan adalah benar adanya, kejadian yang diposting diatas juga pernah saya alami, alhamdulilllah atas kuasa alloh swt saya masih diberikan kesempatan untuk hidup & mensyukuri karuniaNya

  35. tas artis Oktober 2, 2011 at 01:36 #

    jodoh juga rahasia Tuhan. Aku aja pacaran sampai 9 tahun krn gak disetujui kedua belah pihak keluarga. Pada saat menikah-pun cuma berdua aja ke KUA, tanpa keluarga, saudara bahkan teman sekalipun, tanpa riasan dan baju seadanya. Setelah menikah kami makan es campur yg harga semangkuknya 5 ribu perak. tgl 11 bulan oktober 2011 genap setahun pernikahan kami. Tapi aku baik2 aja .. toh direstui keluarga dan menikah dg pesta juga bukan jaminan suatu pernikahan langgeng sampai akhir hayat… buktinya bnyk artis kawin cerai.

  36. ramalan sifat Oktober 2, 2011 at 01:40 #

    mau panjang umur & dihindari dari marabahaya? banyak2 baca surat Yasin, minimal 1x seminggu. Surat Yasin juga berguna sebagai ‘tabungan’ supaya saat dilanda masalah lalu tiba2 ada solusinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.222 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: