Bangkit, Lupakan Masa Lalu

26 Nov

Jangan sesali apa yang sudah pergi. Jangan tangisi apa yang sudah tiada. Tetapi bangkitlah dan bina kembali apa yang telah hilang dan pergi.

Sendiri Lagi? Jangan Cuma Bermuram Durja!

Bilamana hubungan asmara yang sudah dijalin sejak lama putus di tengah jalan, rasanya seperti kiamat. Habis, segala sesuatu yang tadinya dikerjakan berdua, sekarang harus Anda kerjakan sendiri.

Bisa jadi perpisahan tersebut merupakan kemauan Anda atau keputusan kedua belah pihak. Sedih dan kecewa, boleh-boleh saja. Tapi jangan berlarut-larut, dong. Ikuti langkah berikut agar Anda tetap terus maju dan melupakan masa lalu.

Sibukkan Diri
Singkirkan semua barang yang mengingatkan Anda padanya. Buang semua foto dan surat cintanya. Hadapi kenyataan bahwa dia sudah bukan “milik” Anda lagi. Sibukkan diri dengan berbagai macam kegiatan, habiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan yang selama ini tak bisa atau tak sempat Anda lakukan.

Lepaskan Kemarahan
Teriak dan jerit sepuas-puasnya sambil menatap foto mantan Anda lalu sobek dan bakar. Tulis sebuah surat yang sangat kasar untuk melukiskan kekesalan Anda terhadap mantan dan tempelkan di kaca di kamar sambil meninju bantalan tinju.

Kemarahan yang ditahan dapat meracuni perasaan Anda dan menimbulkan rasa benci. Hindari rasa benci. Maka dari itu, keluarkan perasaan marah Anda sampai tak bersisa. Untuk melakukan hal ini bukanlah suatu proses yang menyenangkan dan Anda perlu melakukannya di ruang tertutup tanpa terlihat orang lain.

Curhat
Hindari membahas masalah dengan mantan Anda karena tidak ada gunanya. Sahabat yang selama ini pendapatnya Anda hargai pasti mau dan bisa membantu Anda menghadapi perpisahan ini dengan obyektif. Baik atau jelek, perpisahan merupakan pengalaman yang membantu seseorang untuk menjadi lebih bijaksana. Bila Anda mempunyai masalah yang harus diselesaikan, hadapi secara dewasa dan mandiri demi perbaikan kehidupan percintaan Anda.

Buang Rasa Kasihan
Buang jauh-jauh rasa mengasihani diri sendiri untuk mengurangi depresi. Hal ini juga merupakan cara mengatasi kemarahan. Anda tidak ingin hidup sendiri. Anda telah berpisah, jadi jangan menutup diri dengan melarikan diri pada minuman keras, minum es krim yang berlebihan, atau tidur selama 24 jam. Hal ini merupakan tanda-tanda depresi. Keluar dan temui teman-teman dan keluarga Anda. Lakukan olah raga yang teratur.

Tidur Teratur
Meski merasa lelah batin, usahakan tidur teratur dan bangun pagi pada jam yang sama setiap hari. Mulailah berkencan lagi untuk memastikan diri sudah bisa menerima status kesendirian Anda. Anda dapat mencari teman kencan melalui internet atau apa saja

Lupakan Masa Lalu
Buka lembaran baru hidup Anda. Lupakan masa lalu. Jangan terus terbelenggu dengan kenangan masa lalu yang membuat Anda hanya hidup di alam mimpi. Ayo, bangkit! Dunia belum kiamat, kok!

Apapun kondisi kita hari ini, mari arahkan pandangan ke depan. Jangan biarkan masa lalu menghambat atau menghentikan kita. Melihat kaca spion itu perlu, tapi jika terus melihat ke kaca spion, bisa-bisa menabrak!

Mengutip dari artikel yang dibaca ini,  Ayo… ini  saatnya Bangkit,  mengembalikan Semangat… Ceria… dan meninggalkan semua bayang masa lalu…

About these ads

7 Tanggapan to “Bangkit, Lupakan Masa Lalu”

  1. Nophe Desember 3, 2009 at 07:52 #

    Masa lalu biarlah berlalu
    Tetap semangatttttt…………………….

  2. rahmat September 16, 2010 at 23:39 #

    tetap semangat

  3. Erwin Oktober 18, 2010 at 16:01 #

    Makaaaaaannnnn tuh masa laluuuuu…….. WAKE UUUUUPPPPP….

  4. puput Desember 21, 2010 at 19:31 #

    Semangat -semangat…………

    • suzannita Desember 22, 2010 at 12:02 #

      terima kasih ya , tetap Semangat dong, karena Semangat itulah bisa tetap tangguh hingga sekarang :D

  5. nagita Desember 30, 2010 at 15:50 #

    waaaahhhh kacau aku da srg patah hati balik lagi malah sm dia… tp skr kynya aku nga patah hati lg cos dia srg kali buat aku berulang x… sakit hati dng seingkuh yg lainnnnn…. ampun dj’ makasih sarannya y ‘

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.222 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: