bintang yang kan selalu bersinar

Juli 31, 2008

The Starbucks Experience

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 5:44 pm
Tags: , ,

Akhirnya selesai juga baca The Starbucks Experience, berapa hari ya, kayaknya lama banget, cukup berat tapi menarik banget.

Perlu berulang kali memahami kata - kata Joseph Michelli di The Starbucks Experience. Tapi Alhamdulillah selesai juga, nah buku ini siap pindah tangan, coz udah ada yang mo pinjem. Aku baru satu kali ke Starbucks itupun cuma sebentar aja. Karena hanya penasaran doang, karena udah dikejar pesawat, heheheh balik ke Palembang.

Sebagai orang yang 3 tahun menyukai kopi, memang rasa yang ditawarkan Starbucks sangat unik. Meski harga yang ditawarkan Starbucks jauh lebih mahal dibanding tempat yang lain.

O iya balik lagi ke buku ini, ada satu hal penting yang saya dapatkan dari buku itu: Tentang pentingnya memberikan kejutan.

Dari 5 prinsip yang ditawarkan Starbucks :

1. Lakukan dengan cara anda

2. Semuanya penting

3. Suprise and delight

4. Terbuka dengan kritik

5. Leave Your mark

Aku terkesan dengan Suprise and Delight terlebih kisah Bernadette sang orang tua tinggal, Ibu 3 anak ini, semakin bertambah bebannya, karena menyelamatkan 6 keponakannya agar tidak diasuh negara. Akhirnya seluruh rekan kerja Bernadette sepakat mengirim surat kepada Oprah Winfrey untuk memberikan rumah kepada Bernadette, tanpa diketahui Bernadette.

Akhirnya Oprah Winfrey menyetujuinya, secara mendadak oprah mendatangi counter Bernadette dan mengajak Bernadette jalan - jalan , beserta anak-anaknya, mereka berbelanja dan akhirnya jalan - jalan tiba ke satu rumah, yang disana telah berkumpul rekan kerja Bernadette. Akhirnya Bernadette mendapatkan satu rumah baru untuk seluruh keluarga, untuk anak - anak dan keponakannya.

Starbucks berhasil menggabungkan antara layanan yang memuaskan dan memberikan pelajaran tentang kopi kepada para pelanggan. Mereka dengan telaten mengenalkan kopi dengan seluk beluknya dan  cara menikmati kopi dengan baik dan benar. Seseorang yang awalnya buta tentang kopi,  akan semakin tahu kopi apa yang enak dan bagaimana meramunya. Para Barista  dengan senang hati membantu pelanggan belajar segala hal tentang kopi.  

Selain itu mereka tak lupa untuk selalu memberikan kejutan dan pengalaman berkesan untuk setiap pelanggan baik baru maupun lama. Ya wajar saja jika satu cup Frappucino ditebus dengan harga 50 ribu rupiah.

<!– –>

Cappuccino di Don Cafe

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 4:29 pm
Tags: ,

 

Don Café  benar-benar menyajikan cita rasa kopi yang sesungguhnya  dengan biji kopi pilihan dari berbagai belahan dunia dan kopi lokal maupun kopi hasil kreasi sendiri  yang diolah sedemikan rupa hingga menghasilkan kopi yang layak untuk dinikmati pecinta kopi.

 

Tempatnya yang terbuka dan bebas rokok , terletak di lantai 2 Palembang Indah Mall, tepatnya didepan nokia berhasil menyihirku dengan suguhan cappucino-nya.   Cappucino itu boleh dikatakan sangat enak, karena perpaduan kopi, susu dan busa nya memang benar - benar pas. 

 

Sang Barista - Jeniffer berhasil memberikan komposisi 1/3 kopi, 1/3 susu dan 1/3 busa, sehingga  ketika diminum sangat terasa, lembutnya busa, dan manisnya susu yang dipadu dengan rasa kopi. Saat kuminum aku merasakan semangat yang berbeda, jadi sedikit merasa aneh, atau apa karena aku terlalu fokus pada filosopi  kopi - Dee, yang baru selesai dibaca.

 

Pengalaman sang barista jenni, yang telah bekerja 7 tahuh di café asutralia membuat Don Café menjadi pilihan tersendiri, karena diriku sebagai konsumen dan tim liputan  dibantu memilih kopi yang sesuai dengan karakterku. Hasilnya biji kopi terbaik dari Don Cafe diberikan untukku, yang benar - benar hasil kreasi Don Cafe yakni biji kopi Don1. 

 

Setidaknya terdapat lebih dari 30 jenis biji kopi yang tersedia di Don Café, bahkan untuk jenis kopi langka seperti kopi luak. Salah satunya menu cita rasa Capuccino yang asli hanya dapat dinikmati di Don Cafe. Pasalnya  tak banyak masyarakat yang mengetahui bagaimana  cita rasa Capuccino yang sesungguhnya. Banyak orang beranggapan  Capuccino seragam cita rasanya dan dapat dibeli dalam bentuk sachet.

Aku sih sebenarnya tidak mengerti bagaimana proses pembuatannya, hanya bisa minum aja. Sehingga ketika Jenny, jelasin aku hanya terpesona aja. Apalagi dia merupakan barista cewek dan tak banyak cewek yang menjadi barista. Seni keindahan - artistik penyajian cappucino pun benar - benar diperhatikan.
 
Kecintaanku minum kopi, dimulai sejak tidak menjadi atlet, karena caffeine dalam kopi, tidak boleh ada ditubuh kami sebagai atlit. Cappucino dengan karakternya yang kuat, memang bisa meredakan dan mengembalikan semangat. Namun kalo sedih , pilihanku jatuh pada caffe latte, lebih banyak creamer.

 

Tak hanya menawarkan Capuccino Don Café  juga menyediakan beragam jenis teh dan cokelat, karena disini tersedia teh  yang asli dari buah kering untuk fruit tea.  Ada juga black tea, green tea, maupun teh bunga yang tak kalah nikmatnya. Selain itu, disini bisa nongkrong dan bercengkrama  bersama rekan dan keluarga sekaligus manfaatin  hot spot  dari Palembang Indah Mall.

Bagi yang hobi minum kopi Don Cafe bisa menjadi salah satu pilihan.

 

 

Juli 23, 2008

Filosofi Kopi

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 6:22 pm
Tags: , ,

Aduh mungkin boleh dibilang ketinggalan zaman, boleh deh. Tapi karena biasanya kalo orang dah bilang bagus, baru aku beli tuh buku, nah karena melihat Dewi terobsesi untuk membeli Filosofi Kopi - buku karya Dee - Dewi Lestari 2006, aku pun akhirnya tertarik dan ikutan memesan buku tersebut.

Dan akhirnya setelah satu bulan menunggu buku itu datang, Filosofi datang juga di tangan, meski sampulnya berbeda dengan buku pertama, buku bersampul kopi, memang sih buku ini bercerita tentang Barista - Ben, yang punya mimpi memberikan kesempurnaan.

Dewi Lestari sangat piawai membawa kita terpana dalam cerita Filosofi kopi, mengajak kita berpetualang dan menikmati kopi, untuk kopi sendiri aku menyukai cappucino, kopi yang membutuhkan kesempurnaan, rumit dan butuh proses. Jika pengen yang lebih manis dan lebih soft aku pilih coffelatte.

”Filosofi Kopi” berhasil menohok soal kopi secara cerdas. Kumpulan cerpen yang terdiri dari 18 tulisan ini merangkum tulisan Dee yang ia kumpulkan selama periode 1995-2005.

Fiosofi Kopi bercerita tentang obsesi Ben untuk menemukan racikan kopi yang sempurna, hingga dia rela pergi ke berbagai pelosok dunia hanya untuk mencari racikan kopi yang sempurna. Hasil pengembaraanya kemudian dia wujudkan dengan mendirikan kafe bersama temannya, Jody.

Untuk memberikan kesan, kopi racikan Ben selalu hadir bersama pesan yang dicetak dalam selembar kartu, yang menjelaskan karakter dari kopi yang akan diminum setiap tamunya. Kafe Ben menjadi ramai karena setiap pengunjung bebas memilih kopi yang sesuai dengan karakter mereka.

Puncaknya Ben ditantang untuk membuat kopi yang jika merasakan langsung terhipnotis dengan kesempurnaan. Akhirnya Ben berhasil membuat kopi yang diberi nama ”Ben Perfecto.” Kopi yang dijual Ben sungguh mahal harganya. Anehnya, orang mau saja membeli kopi mahal itu.

Ben merasa inilah puncak pencapaian obsesinya, hingga suatu hari ia kedatangan seorang pengunjung tua yang memesan ”Ben Perfecto.” Sayang, bapak tua itu mengatakan kopi itu sama enaknya dengan kopi tiwus.Ben pun langsung menginterogasi bapak tersebut, dan akhirnya membawa ke kedai kopi sederhana milik Pak Seno. ”Kopi Tiwus” - kopi pak Seno tidak mahal, bahkan tidak punya harga pasti. Di kedai Kopi Pak Seno, Ben menemukan kesederhanaan yang sudah lama dia lupakan. ”Sesempurna apapun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tidak mungkin kamu sembunyikan.”

Namun akhirnya kopi tiwus berhasil kembali menyatukan Ben dan Jody dan membuka kembali kedai yang tutup akibat keterpukulan Ben.

Ya memang sih, “dalam hidup ini tidak ada yang sempurna, namun beginilah hidup dengan apa adanya.”

Always, Laila Hanya Cinta Yang Bisa

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 5:58 pm
Tags: , , , ,

Karena melihat tumpukan buku yang udah sangat berantakan, dan karena ada teman yang mau pinjem buku, akhirnya aku pun membongkar seluruh buku - buku yang kumiliki. Setelah kususun, dan kurapikan berdasarkan karakter bukunya.

Akhirnya aku terpaku pada satu buku, Always, Laila Hanya Cinta Yang Bisa, buku karya Andi Eriawan ini memang menggugah diriku. Karena biasa alasan melow, sama seperti cerita hidupku, hanya saja , mantanku masih hidup. Dan kini ada seseorang yang telah mengisi hatiku.

Buku ini bercerita tentang seorang Laila, umur 25 tahun, memiliki segalanya. Hidup yang ringan, tak banyak masalah, punya pacar (Pram) yang selama 8 tahun menemani hari-hari bahagianya.

Sementara Pram - Phrameswara, sebaya dengan Laila, adalah sosok yang easy going, arsitek yang suka memasak, hingga memiliki kafe yang dinamakan Laila’s Café, karena sangat mencintai Laila. Sebagai orang Bandung, Pram tidak menyukai bioskop dan factory outlet (FO) yang banyak bertebaran di kota itu. Semula ia tidak mau mengambil profesi yang mendasari pendidikannya, tetapi keadaan berbalik ketika Laila memutuskan cintanya begitu saja. Pram lalu pindah ke Yogya, bekerja pada sebuah perusahaan properti.

Kisah Laila dan Pram sebenarnya sederhana. Dua kekasih yang serasi, sepakat untuk menikah. Tak ada yang tidak menyetujui niat keduanya, karena kedua keluarga telah saling mengenal dengan baik. Tetapi tatkala mendapati dirinya mengidap Carsinoma Ovarium, yang mengakibatkan kedua indung telurnya harus diangkat demi keselamatan hidupnya, niat menikah itu pupus. Laila telah membayangkan perkawinannya kelak akan gaduh dengan suara anak-anak, dan Pram pun meyakini Laila akan menjadi sitri dan ibu yang baik. Tetapi, apa artinya jika Laila tak bisa memiliki anak yang lahir dari rahimnya sendiri?

Tanpa diketahui Pram, Laila punya argumen sendiri tentang kenyataan hidupnya. Menurutnya, untuk waktu-waktu dekat Pram mungkin akan menerima kondisi tubuh Laila dan tidak menjadikannya masalah besar. Tetapi, bagaimana lima atau sepuluh tahun mendatang? Apalagi Pram anak tunggal yang tentu diharapkan memiliki anak sebagai penerus keluarga.

Karena tidak ingin mengorbankan Pram itulah, lantas Laila menarik diri menjauh dari Pram tanpa pernah menjelaskan alasannya. Sementara Pram tetap mengejarnya selama lebih dari empat bulan, sampai putus asa lalu memutuskan pindah ke Yogya.

Lalu, setelah memikirkan sekian lama, Laila berubah, ingin kembali kepada Pram, dan mengejarnya ke Yogya. Tetapi Pram keburu meninggal kejatuhan balok batu karena menyelamatkan seorang pekerjanya.

Memang sih terkadang kita menyadari orang yang menyayangi kita, itu setelah dia meninggalkan kita, makanya aku gak mau kehilangan orang yang aku sayangi, jadi aku lebih memilih untuk memberikan kesempatan kepada hatiku untuk menerima keadaan.

Karena sebenarnya kita tidak bisa menyamakan apa yang dipikirkan orang tentang kita. Jadi jangan pernah memposisikan diri kita dengan orang lain, karena hal tersebut tidak akan pernah bisa dan tidak akan pernah sama.

Juli 22, 2008

Memberi Kesempatan

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 6:26 pm
Tags: , ,

Banyak hal yang tak bisa dipaksakan, sama seperti hatiku yang tidak bisa kupaksa untuk menerima seorang laki - laki, setelah aku putus dari orang yang pernah berhubungan denganku 7 tahun lamanya.

Namun ternyata aku sadar, aku harus memberikan kesempatan untuk hatiku, menerima seseoarang , dan mencairkan kebekuan hati ini. Dan kesempatan itu haruslah datang dari kedua belah pihak, tidak hanya dari orang yang dekat denganku saja, tapi juga dari hatiku sendiri.

Cukup lama aku menyadari bahwa pengalaman merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari diri kita, aku pun terus menghitung berapa banyak kenangan yang kujalani, namun aku tidak sadar, ternyata aku sudah lupa berhitung tentang waktu yang telah kusia-siakan untuk seseorang yang begitu menyayangi kita apa adanya.

Cinta jangan selalu ditempatkan sebagai iming - iming besar, atau seperti ranjau yang tahu - tahu meledakkanmu  - entah kapan dan kenapa. Cinta yang sudah dipilih  sebaiknya diikutkan di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan…. karena cinta adalah mengalami [kutipan dari Filosofi Kopi - Dee]

Dan sepertinya aku pun menyadari , aku harus memberikan kesempatan untuk diri sendiri, tanpa menghakimi dan menerima dia, yang telah berani menerimaku apa adanya.

WONGKITO GOES TO SCHOOL

Diarsipkan di bawah: wong kito — by suzannita @ 6:09 pm
Tags: , ,

Setelah sebelumnya menggelar Blogger Day yang sempat dihadiri oleh Presiden Blogger Indonesia - Enda Nasution, kali ini untuk pertama kalinya wongkito komunitas blogger di  Sumsel mulai menjalankan tugas untuk menuju Satu Juta Blogger seperti yang dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 2007 silam.

Selain itu sebagai sarana edukasi dan mengembangkan aktualisasi, Blog sangat baik sebagai sarana kreativitas. Sehingga wongkito ymenggelar Wongkito Goes To School di SMA Negeri 3 Palembang, Sabtu 26 Juli 2008, dengan Tema Blog Sebagai Sarana Kreativitas.

Karena hal tersebut, dan besarnya manfaat bagi generasi yang akan datang, kegiatan ini pun didukung banyak pihak, selain dari Wongkito sendiri dukungan juga hadir dari Dinas Inforkom Kota Palembang, SMA Negeri 3 Palembang,Telkom Speedy, Bita Edukasi, Palembang City, Honda, Telkomsel, dan PT ABC. Kegiatan ini pun tak kan berhasil tanpa dukungan dari media partner PALTV dan Sonora FM.

Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal menuju Satu Juta Blogger dan Pesta Blogger 2008, ayo sukseskan Wongkito Goes To School, demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Sukseskan Wongkito Goes To School …. SEMANGAT …. SEMANGAT …. SEMANGAT !!!!

EVERYONE HAS THEIR OWN DARK SIDE

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 5:20 pm
Tags: ,

Setiap orang punya sisi gelapnya, itulah arti kata-kata yang bisa aku ambil dari hasil percakapanku dengan orang yang kini mengisi ruang hati yang kosong. Dan bertambah pula keinginanku menulis ini, ketika melihat film Batman - The Dark Night, pas liat si Jaksa yang berubah menjadi jahat ketika pasanganya meninggal.

Tapi yang paling berkesan sih, ketika orang yang mau menerima kita apa adanya , meskipun dia tahu kita punya sisi kelam di masa lalu. Ceritanya, ada yang menyatakan cintanya kepadaku … cieeee :)) . Pertama kali mendengarkan pengakuan dia sempet shock banget, tidak menduga dia akan mengatakan dan melakukan hal tersebut, karena setelah kuhitung jaraknya cukup cepat dari kita kenalan.

Aku pun akhirnya bertanya, apa yang kamu suka dari aku.

Ya kalo suka , suka aja …. sempet tertohok juga ketika menerima jawaban tersebut.

Dia pun berkata, aku tidak peduli bagaimanapun masa lalu kamu, yang aku lihat sekarang adalah kamu apa adanya. Ya memang sisi kelam yang dimiliki orang itu, akan tetap ada, meski seberapa kuat pun kita menutupinya, hingga mencuci dengan sabun termahal sekalipun.

Kini saatnya bagaimana kita hidup dengan sisi kelam diri kita, dan mendapatkan seseorang yang mau menerima sisi kelam kita , tanpa menuntut kesempurnaan, karena kesempurnaan hanya milik Allah semata.

Ternyata memang benar, jika kita bisa menerima sisi kelam kita, hidup pun menjadi lebih tenang, dan langkah menjadi ringan untuk menapaki masa depan.

Karena masa lalu hanya masa lalu, dan tinggallah masa lalu, cukup ditoleh sekali sebagai bentuk pelajaran, tanpa harus takut untuk mencoba dan belajar lagi.

 

Juli 21, 2008

NOBAR THE DARK NIGHT

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — by suzannita @ 8:03 pm
Tags: ,

Sabtu malam 19 Juli 2008 kemarin, rame- rame nonton film terbarunya Batman - The Dark Night, secara menikmati malam minggu, dan notabene malamnya keluarga, terbukti yang nonton film ini lumayan padat.

Acara nonton ini merupakan acara pertama nonton bareng komunita Wongkito, ada si Pak wo - Ardy en Elda, mereka duduk jauh banget, kayaknya itu rencananya si Jafis sang Humas WK. Selaen itu ada Nike en Pak Alam, yang belain ikut, karena kita posting di milis buat acara nontonya.

Nah selaen peserta diatas, ada diriku Suzan en Mbak Lies sebagai wanita jilbaber yang mengapit para kaum laki - laki …. duh gak banget , masak kita yang jagain, selain itu ada Wahyu, Rio en Mumud yang katanya baru pertama kali nonton di bioskop.

Lucu juga sih, coz pas si Mumud bilang … wah udah jam setengah 11, aduh masih kecil banget ya tuh anak,  hahahahahh…. aku aja pulangnya jam segini biasa aja, gak ada telpon dari ayah or ibu hehehehh :) :) :)

Dengan pertolongan Letnan Jim Gordon (Gary Oldman) dan Jaksa Harvey Dent (Aaron Eckhart), Batman (Christian Bale) merancang startegi untuk menghancurkan kejahatan berencana di Gotham untuk selamanya

Kerjasama tiga serangkai tersebut terbukti efektif, namun mereka mengetahui bahwa mereka adalah sasaran seorang dalang kejahatan yang dikenal sebagai Joker (Heath Ledger), yang mendorong Gotham ke dalam anarki dan memaksa Ksatria Gelap (The Dark Knight) berada di batas antara sebagai seorang pahlawan dan seorang penjaga keamanan.

Itu sih kutipan dari http://www.21cineplex.com/the-dark-knight,1898.htm //

Film ini sih langsung memulai dengan adegan yang memacu adrenalin, dan boleh dikatakan ini bukan lagi termasuk film anak - anak, layaknya Batman zaman dulu hehehhheheh.

Seperti biasa, aku selalu menyukai film yang menggantung dan beberapa tokoh didalamnya meninggal, seperti Rachel (Maggie Gyllenhaal) dan Dent (Aaron Eckhart).

Rasa penasaran ingin nonton film ini, karena aksi yang memukau dan tokoh Batman yang berganti dari pemeran sebelumnya,  termasuk kematian sang  Joker (Heath  Ledger), dalam dunia nyata. Banyak pelajaran yang diberikan film ini, tentang arti pilihan dalam hidup.

Seperti Joker sang tokoh antagonis yang selalu tampil dengan riasan wajah warna putih yang tebal dan memasang pemerah bibir menyamarkan kedua sisi pipinya yang penuh jahitan. Sosok Joker dalam film ini lebih mendominasi dari peran Batman sendiri, sebagai tokoh utamanya.

Film ini menggambarkan sosok Batman yang jauh dari sempurna dan menemukan berbagai kenyataan tentang sang tokoh yang ternyata tidak selalu menjadi pahlawan. Tentang pilihan Batman yang menyelamatkan Dent, karena ingin mendapatkan figur pahlawan sejati. Namun sayang berubah ketika Rachel, sang tunanganya meninggal.

Begitupun pelajaran dari Rachel yang memilih Dent sebagai orang yang dicintainya. Terkadang ada dalam dua pilihan  yang sama menarik akan sulit sekali, dan bagaimana ketika keputusan itu datang di saat yang terlambat.

“If Batman is more than just a hero, then indeed… Joker is more than just a villain”

Nah, film ini memang punya banyak cerita dan penilain dari versi yang berbeda. Kalo penasaran, tonton aja deh …

Juli 16, 2008

Rezeki Yang Tidak Terduga ….

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 6:49 pm
Tags:

Kalo rezeki tidak kemana, inilah yang terjadi kepadaku. Minggu malam, duduk di kantin dekat kantor, sambil minum dan bercerita dengan teman. Tiba - tiba datang anak kecil meminta uang kepadaku, lusuh dan lelah terlihat di mukanya.

Aku bertanya, udah makan belum dek? dijawabnya belum, aku langsung menawarinya makan, dan Dia langsung mengangguk tanda menyetujui ajakanku. Kutanyakan dia mau makan apa, dia bilang terserah, aku pun menawarinya sate.

Tiba - tiba datang temannya, dia meminta uang kepadaku, aku bilang aku tidak punya uang untuk kuberikan kepadanya, dan kutawarkan bagaimana jika diganti makan, namun anak tersebut menolak.

Anak yang akhirnya kuketahui namanya Rio itu, makan dengan lahap, sementara Doyok yang menolak diajak makan, dia pun langsung berkata boleh gak ikut makan, dan tak lama menyusul 2 teman mereka yang aku lupa namanya, akhirnya mereka berempat makan dengan pesanan sama , sate ayam plus lontong.

Duh, bahagianya lihat mereka makan, aku pun mulai bertanya sekolah mereka dimana, dan ngapain aja. Ternyata mereka tidak sekolah dengan alasan tidak punya uang, dan setiap hari setiap pukul 1 siang sampe 10 malem, mereka berkeliaran di Palembang Square untuk meminta - minta.

Aku miris melihat dan mendengar hal tersebut, aku menawarkan mereka untuk belajar denganku. Kita akhirnya janjian dengan mereka pukul 5 sore keesokan harinya. Namun sayangnya mereka tidak pernah datang dan tidak pernah bertemu denganku sampe hari ini pun.

Duh, jadi sedih, tapi ya udahlah….

Loh kebanyakan ceritanya yang ini, hehehehehh, kan ada rezeki tak terduga, hehehehhe aku dapet bonus tahunan :) :) aduh senengnya. Alhamdulillah, akhirnya kerja keras ini berbuah manis, dan ada rezeki tambahan.

Memang sih semakin banyak uang yang diberikan untuk orang lain, semakin banyak pula uang yang masuk ke kantong kita, karena sebenarnya sebagian dari rezeki yang kita dapatkan merupakan milik orang lain. Inilah namanya rezeki tidak terduga hehheheeh….

PROFESIONALITAS VS IRI HATI

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 6:35 pm
Tags:

Sempet bingung juga mo nulis seperti apa, ini judulnya juga rada aneh, Profesionalitas Versus Iri Hati. Sebenarnya ini berlaku pada diriku, sebagai seorang jurnalis, sebagai seorang Ketua suporter cewek (Sriwijaya Mania Sumsel Girls Community) dan sebagai manusia biasa.

Karena menjadi seorang jurnalis memang dituntut untuk harus selalu profesional, dan aku sudah berusaha untuk melakukan hal tersebut. Dan sebagai Ketua SMS Girls Community, aku berusaha untuk tidak pernah mencampur adukkan permasalahan liputan dengan komunitas suporter Sriwijaya FC tersebut.

Sebagai manusia, aku tetap manusia biasa, yang tentunya punya banyak kesalahan. Dan akhirnya ada yang protes karena amanah sebagai ketua yang aku pegang, menimbulkan pro kontra. Sebelumnya teman - teman di PALTV selalu bilang , jangan terlibat dengan satu kelompok suporter secara personal, dan ada dalam komunitas tersebut. Tapi aku akhirnya tetap menerima tawaran yang sudah 1 tahun lamanya datang ke aku.

Dan kemarin, Selasa 15 Juli 2008, aku mendapatkan kabar dari Benny , salah satu crew Produksi, yang mengatakan jika Singa Mania Indonesia - versi Qusoy akan menyerbu PALTV, aku langsung marah, kenapa?? Emang salah kita apa, dan ujungnya kesalahan mengerucut ke aku, karena saat hasil penayangan di PALTV untuk liputan pertandingan Sriwijaya FC vs Persipura, mereka bilang yang paling banyak disorot adalah Singa mania Ujang dan Sriwijaya Mania Sumsel.

Dan mereka bilang aku tidak profesional karena aku menjabat Ketua Sriwijaya Mania Sumsel Girls Community, dan mereka memaksa aku untuk turun dari jabatan tersebut. Aku marah, kecewa dan tersinggung, karena setelah aku hitung - hitung, dari liputan Singa Mania Ujang, dan Sriwijaya Mania Sumsel - komunitasku, lebih banyak liputan Singa Mania Qusoy.

Aku tak pernah hitung - hitungan untuk liputan, Aku menelpon Qusoy, untuk meminta konfirmasi , telepon ku direject semua. Dua jam kemudian aku mendapat telepon dari Kenyeng - Panglima Singa Mania Indonesia.

Karena sempet adu ngotot dan benar, akhirnya percakapan kita berhenti, karena mereka tetap menyalahkanku, dan tetap dengan niat semula. Aku berkata, aku marah , tersinggung dan kecewa kepada mereka, karena mereka tidak tahu berterima kasih.

Tapi lagi - lagi manusia, selalu merasa ingin benar sendiri, akhirnya aku menelpon Qusoy, kali ini dia mengangkat telpon , awalnya nadanya masih rendah, namun lama - lama tinggi dan ujungnya memaki diriku, karena ketidakprofesionalanku dimata mereka.

Kalo aku boleh jujur, mereka yang tidak profesional, mulai dari pecah dari The Real Singa Mania, membuat heboh dengan ngambek saat launching tim PS Palembang, dan beragam kasus lainnya. Untungnya telepon itu dispeaker-in jadi aku tidak perlu sakit telinga mendengarkan teriakannya.

Namun akhirnya kesabaranku hilang, aku menonaktifkan speaker, namun ternyata suara sudah berubah, Firdaus mantan Presma Universitas Muhammadiyah Palembang, civitasku, menggantikan Qusoy, dan mengklarifikasi semuanya, tidak ada istilah serbuan ke PALTV.

Aku hanya berkata, mereka orang berorganisasi, dan pucuk - pucuk pimpinan, selayaknya mereka lebih bisa bijak menyikapi sesuatu termasuk untuk meredam massanya. Dan karena aku ingin memberikan niat baikku, aku mengajak mereka bertemu, berdialog, dan bertatap muka, aku mengajak mereka bertemu di PALTV, sayang mereka tidak mau, dan mengajak aku bertemu di luar, tapi hingga kini tak ada telepon dari mereka.

Aku bingung kenapa ditengah usahaku untuk bersikap adil, tetap saja ada yang menilai aku tidak adil, padahal aku sudah begitu banyak pro ke mereka. Sayang sekali, terlalu banyak orang di dunia ini yang tidak tahu bagaimana berterima kasih, dan hanya bisa menuntut, tanpa melihat diri sendiri. Apakah mereka sudah baik atau belum.

Semua temanku mendukungku, karena mereka bisa besar dari media, namun juga bisa hancur dari media. Seluruh teman menjagaku, namun aku tidak takut, sekalipun hal terburuk terjadi kepadaku, karena nyawaku milik Allah.

Aku suprise melihat mereka begitu sayang dengan aku, karena seujung rambutku disentuh, perang pun dimulai…. duh teman mungkin tidak seperti itu, karena hubungan tidak sampai disini saja.

Pelajaran besar untuk diriku…. antara profesionalitas dan iri hati , sangat dekat sekali.

Halaman Berikutnya »

Didukung oleh WordPress.com