bintang yang kan selalu bersinar

Mei 25, 2008

BLT BELUM MEMBANTU MASYARAKAT

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 1:24 pm
Tags:

Bantuan Langsung Tunai (BLT) periode pertama Juni hingga Agustus 2008 sebesar Rp 300 ribu, ternyata dinilai masih belum membantu masyarakat. Terlebih saat ini kebutuhan hidup semakin melonjak.

Meskipun hari Minggu, namun suasana hari kedua pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di kantor Pos Merdeka pagi tadi terlihat cukup ramai. Masyarakat dari berbagai penjuru kota Palembang berdatangan untuk mencairkan BLT tersebut.

Jumlah Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp 300 ribu per tiga bulan untuk satu keluarga, dirasakan oleh masyarakat miskisn masih tidak mencukupi. Namun karena himpitan ekonomi mereka tetap menerima bantuan tersebut.

Tidak hanya para kaum laki - laki, tua maupun muda, dalam pencairan BLT tersebut terlihat juga para ibu - ibu sudah mulai mengantri untuk mengambil sejumlah uang pada petugas Kantor Pos.

Jumlah BLT sebesar Rp 300 ribu tersebut masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup para masyarakat untuk tiga bulan. Namun karena keterbatasan kemampuan mereka dengan besar hati tetap diterima BLT yang diberikan Pemerintah tersebut.

Seperti Yani, warga Sungki , yang lebih memilih Hari MInggu untuk mencairkan BLT. Meski tidak mencukupi dana ini dapat membantu sehingga diharapkan harga kebutuhan pokok tidak melonjak naik, terutama harga beras yang terus naik.

Hal serupa diungkapkan Muchsin yang hanya menerima saha BLT tersebut. Pekerjaan sehari - harinya sebagai tukang becak masih tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari - harinya. Bahkan BLT yang diterimanya juga masih belum menutupi semua kekurangan kebutuhan rumah tangganya. Uang tersebut pun akan digunakan untuk membayar sewa rumah.

Itulah cerita hasil liputan ku hari ini tentang pencairan BLT di kantor Pos Merdeka. Meski Minggu , tetap saja mereka rela antri berpanas - panasan diterpa mentari yang cukup terik untuk mencairkan sejumlah uang.

Sebenarnya dalam hati saya menjerit, kenapa Pemerintah begitu pintar - nya untuk memberikan dana tanpa memikirkan efek dibalik dana tersebut. Padahal jika saya berpikir dana ini akan sangat membuat masyarakat manja , tidak mau berusaha dan hanya bisa menuntut Pemerintah.

Selayaknya Pemerintah bisa mencari solusi yang lebih membantu, mulai dari menciptakan lapangan pekerjaan dengan mendirikan industri rumah tangga, memberikan bantuan dana. Padahal dana tersebut jika dikumpulkan akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Kapan Pemerintah kita akan semakin peka dan pintar untuk memecahkan masalah, kapan masyarakat kita mengerti akan kemampuan mereka untuk menjadi lebih baik dan tidak hanya menjadi masyarakat penerima saja.

Siapa yang akan menolong diri kita jika bukan diri kita sendiri, jika kita tetap mau terpuruk, maka terpuruklah kita selamanya. Tapi jika kita bangkit dan berdiri , kita akan berusaha menjadi lebih baik, pasti masa depan cerah akan ada di genggaman kita, begitupun masa depan Indonesia.

MINGGU, PT POS TETAP LAYANI PENCAIRAN BLT

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — by suzannita @ 1:23 pm
Tags:

Palembang - Meski hari Minggu, PT Pos Indonesia Palembang tetap melayani pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT). PT Pos Indonesia menyiapkan dana semaksimal mungkin yakni hingga Rp 20 Miliyar.

Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. PT Pos Indonesia Palembang membuka dan menerima pencairan Bantuan Langsung Tunai, pada hari minggu. Meskipun hari Minggu, suasana pencairan BLT ini tetap dipadati masyarakat yang akan mencairkan bantuan per tiga bulan dari kompensasi kenaikan BBM tersebut.

Menurut Wakil Kepala PT Pos Indonesia cabang Palembang Muchlis, pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama bulan Juni-Agustus sebesar Rp 300 ribu, bisa dicairkan hingga Desember. Sehingga masyarakat tidak perlu berdesak - desakan untuk mencairkan dana tersebut.

Selain itu, pada hari kedua ini, PT Pos Indonesia Palembang menyiapkan dana sebesar Rp 20 Miliyar untuk pencairan dana BLT, untuk kantor pos Jl Merdeka dan 15 kantor cabang lainnya.

BLT bernilai Rp 100 ribu per bulan diberikan kepada masyarakat miskin mulai Juni hingga Desember 2008 atau berlangsung tujuh bulan. Khusus Kantor Pos Pusat, Jalan Merdeka palembang ada 18 loket pembayaran. Dua di antaranya, disiapkan bagi warga manula, lansia, ibu hamil, dan penderita cacat.

Pada pencairan PT Pos Indonesia Palembang bekerja sama dengan aparat kepolisian. Sehingga suasana pencairan BLT berlangsung lebih tertib. BLT ini dibagikan sebagai bentuk kompensasi kenaikan harga BBM, yang telah berjalan 23 Mei 2008 kemarin.

Lebih lanjut, Muchlis menghimbau masyarakat yang akan melakukan pencairan dapat lebih bersabar dan tidak berdesak - desakan terlebih dengan cuaca yang begitu panas. Dan karena waktu pencairan hingga Desember, masyarakat tidak perlu terburu - buru untuk mencairkan BLT.

PILIHAN HIDUP ARINI

Diarsipkan di bawah: catatanku — by suzannita @ 12:56 pm
Tags:
Karena merasa kehilangan banget sosok adik, teman dan sahabat, serta rekan kerja Arini yang menjadi salah satu crew di program ku Liputan Bisnis, membuatku seperti kehilangan sayap. Dua hari ini aku seperti orang yang tidak punya tenaga, mundurnya Arini dari PALTV seperti menjadi hantaman keras yang menerpa diriku.
Karena hari ini dia akan berangkat, kemarin malam aku bergegas untuk memberikannya kenangan, karena kupikir Riau cukup jauh. Sehingga ulang tahunnya yang ke - 22 , 30 Mei nanti tidak akan bisa kami rayakan bersama.
Aku pun memberikannya satu buku - berjudul - Satu Tiket Ke Surga - karya Zabrina, dan kusisipkan surat yang isinya seperti ini
Dear Arini ….

Dalam hidup, seringkali kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahwa apa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia.

Bermimipilah tentang apa yang kamu inginkan, Pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi. Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
Mengenalmu memberikan pelajaran tentang arti memilih, memang hidup penuh pilihan, dan kita harus bertanggung jawab dengan pilihan kita tersebut.
Semoga Arini bertemu dengan orang – orang yang mencintai Arin, karena seseorang yang baik akan dikelilingi dengan orang – orang baik juga.
Jangan pernah lupakan kebersamaan kita, meski aku selalu membuatmu kesal bahkan hingga menangis, tapi aku sangat menyayangimu.

Yang selalu menyayangimu

Aku memberikannya , usai aku menghadiri pernikahan Jemy di Gedung Serbaguna PT PUSRI. Dari Pusri aku bersama adikku ke rumah Arini, namun sayang dia belum pulang, dia masih di rumah Raka, salah satu murid Arini.
Aku pun menyusulnya kesana, dan akhirnya dia jujur kepadaku tentang resign - nya dari PALTV, dia memilih yang terbaik. Dia mengaku , dia tidak pernah bisa untuk membohongi diriku.
Dan aku pun menerima kejujurannya, karena hidup memang penuh dengan pilihan, tergantung dari pilihan mana yang akan kita pilih, dan Arini telah memilih untuk mundur dari PALTV, dia pergi ke Jambi dan menerima satu pekerjaan dari satu perusahaan makanan.
Dia malu jika dia jujur untuk berkata dia diterima ditempat lain, jadi dia lebih memilih alasan untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Riau, mengambil Master Pendidikan.
Ah …. Arin, selayaknya kamu tidak usah berbohong, karena kami akan lebih menghargai kejujuran dirimu, daripada nanti suatu saat kami akan tahu kerja dimana. Arin, I hope you will get success… Bye my sister …. there’s another way in your life, don’t be assamed with everything in your life .

Didukung oleh WordPress.com