"bintang yang kan selalu bersinar"

Sang Pemimpi Desember 18, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 9:13 pm
Tags: , , , , , ,

Film ini merupakan film yang paling kutunggu – tunggu untuk film akhir tahun selain Avatar. Selain karena ini merupakan karya anak bangsa, diriku pun sudah melahap tetralogi Laskar Pelangi dari Andrea Hirata ini sampai habis.

Dan yang paling membanggakan karena film ini menjadi film pembuka dari Jakarta International Film Festival (Jiffest) 2009 atau menjadi film Indonesia pertama yang menjadi pembuka pada ajang festival film internasional dan menjadi tuan di rumahnya sendiri.

Secara keseluruhan adegan di film ini hampir sama seperti di Novel. Jantung cerita dalam cerita seru Sang pemimpi ini adalah kekuatan mimpi berbalut kisah persahabatan tiga anak Melayu Belitong yang bermimpi untuk melanjutkan sekolah mereka hingga ke Perancis, menjelahi Eropa, bahkan sampai ke Afrika.!

Hidup di daerah terpencil, kepahitan hidup, kemiskinan, bukanlah pantangan bagi mereka untuk bermimpi. Mereka tak menyerah pada nasib dan keadaan. Bagi mereka mimpi adalah energi bagi kehidupan mereka masa kini untuk melangkah menuju masa depan yang mereka cita-citakan.

Meski yang kubayangkan sama tapi ternyata ada yang melenceng sedikit… :D

Dan yang ikut melenceng adalah karakter Arai yang begitu kuat dan kental yang diperankan Ahmad Syaifullahdi kala remaja menjadi Nazril Irham alias Ariel Peterpan.

Ada sedikit lompatan alias jumping karena Arai remaja hitam sementara Arai besar putih dan bersih.

Tapi secara keseluruhan karakter Arai mampu memberikan pelajaran yang luar biasa, Arai tak pernah bermimpi dan Arai tak butuh orang membuatnya senang tapi malah Arai yang memberikan satu kenangan yang indah untuk orang – orang yang disayanginya. Seperti satu bentuk percakapan Arai dan Ikal ketika Ikal kehilangan semangatnya.

“Biar kau tahu kal, orang seperti kita tak punya apa-apa selain semangat dan mimpi-mimpi, dan kita akan bertempur habis-habisan demi mimpi-mimpi itu”.
”mungkin setelah tamat SMA kita hanya akan mendulang timah atau menjadi kuli, tapi disini kal, disekolah ini, kita tak akan pernah mendahului nasib kita!!”.
“kita akan menginjakan kaki di altar suci almamater sorbonne! apapun yang terjadi”.
“Kita akan sekolah ke Perancis, menjelajahi Eropa sampai ke Afrika! Apapun yang terjadi!”

Tapi … it’s okaylah… secara keseluruhan film ini mampu memberikan energi dan semangat baru untuk berburu beasiswa lagi. Mmpi yang sempat kupendam itu kini kembali bangkit… Semangat !!!

Seperti lirik ost Sang Pemimpi – Tetaplah Berdiri dari Nineball

Sang pemimpi terus berlari
Mencari arti yang dinanti
Ranah indah jauh disana
Seakan itu takkan terdulang

*
Biar cahaya terang
Menyinari ruang mimpi
Mimpi…

Reff:
Tersenyumlah dalam langkah
Bulatkan hati demi mimpi
Jangan pernah rasa lelah
Mengejar mimpi yang kita nanti
Tetaplah berdiri

Tahan lelah
Berdiam gerah
Menghadapi makna kehidupan
Ranah indah jauh disana
Seakan itu takkan terdulang

Back to *, Reff

Tersenyumlah dalam langkah
Bulatkan hati demi mimpi
Jangan pernah rasa lelah
Sang pemimpi tetaplah berdiri
Sang pemimpi tetaplah berdiri
Tetaplah berdiri

 

Selamat Tahun Baru 1431 Hijriyah Desember 18, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 8:34 pm
Tags: , , , , ,

Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1431 Hijriah

Semakin bertambahnya usia kita artinya semakin sedikit sisa umur kita yang diberikan Allah kepada kita untuk mengarungi hidup di dunia yang fana ini. Mari kita berbenah, kita tengok ke belakang, apa saja yang telah kita perbuat dan apa saja yang mesti kita perbaiki di tahun-tahun yang akan datang.

Sebagai manusia biasa, pastilah kita mempunyai banyak kesalahan, baik yang disengaja atau pun yang tidak disengaja. Oleh karena itu, alangkah baiknya juga pada kesempatan kali ini saya juga meminta maaf kepada atas kesalahan yang pernah saya lakukan, baik itu berupa komentar yang tidak mengenakkan, isi artikel yang menyinggung perasaan dan pastinya komentar yang mungkin tidak sempat terbalas dan lain sebagainya.

Semoga tahun baru ini menjadi tempat pembenahan diri, baik secara moral maupun spiritual. Karena dengan semakin bertambah usia kita, diharapkan juga kita akan semakin dewasa dalam menjalani segala tantangan hidup yang semakin besar, tidak gampang menyerah dan putus asa dalam menghadapi masalah.

Semoga saja di tahun 1431 Hijriyah ini kita diberikan kesuksesan dalam meraih cita-cita hidup, begitu banyak harapan baru telah menanti kita untuk segera kita sambut.

Marilah kita menjadi orang beruntung yakni orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin jangan menjadi orang yang merugi yakni orang yang hari ini sama dengan hari kemarin ataupun orang yang celaka yakni orang yang hari ini lebih buruk dari kemarin.

yaa muqollibal qulub, tsabbit qolbialaa diinika“.

 

Pelajaran Hidup Desember 11, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 2:58 pm
Tags: , , , , , ,

Apa yang terjadi pada kita sudah merupakan ketentuan dari Allah, tapi karena ini kehidupan kita, Allah memberikan kebebasan kepada kita untuk memilih, dan semua pilihan kita akan menentukan ke arah mana kehidupan kita.

Setiap hal yang kita temui dalam kehidupan akan memberikan pelajaran hidup bagi kita, untuk bagaimana melangkah dan menyikapi masalah yang akan kita hadapi. Tapi yakinlah hal itu diberikan Allah untuk memberikan diriku atas jawaban atas apa yang benar-benar saya butuhkan.

Sama seperti pekan kemarin, setelah asyik bermalam minggu di kost-nya mbak Lies diriku pun pamit untuk mengirimkan paket pempek, setelah itu ke mall  dan ke toko buku.

Rencananya mencari buku Negeri 5 Menara tapi berhubung tidak ada akhirnya keliling, ketika tiba di pojok majalah dan melihat judul artikelnya “Mana Jodohku Ya Allah???” . Astaghfirullah, apakah kondisiku sudah begitu menyedihkan memberikan pertanyaan seperti kepada sang pemberi hidup.

Sama seperti pertanyaan di hati ini, ketika melihat majalah muslimah dan mengambilnya dan memasukkan di kantong belanjaan, diriku keliling lagi dan hasilnya Allahu Akbar… diriku melihat buku “Menikah dalam 27 hari” weleeeeeh…. Ya Allah apakah ini jawabanmu atas semua pertanyaan hati ini.

Alhasil selain membeli dua buku dan majalah, akhirnya diriku mendapatkan satu hal yakni tentang pelajaran hidup. Apapun yang kita temui dalam satu hari adalah bentuk pelajaran hidup yang diberikan Allah kepada kita, tinggal bagaimana kita mencermati dan merangkainya.

Meski hingga sekarang diriku terus masih mencari jawaban itu…  Jadilah seperti gelas berisikan setengah air putih, yang terus bisa menampung nikmatnya hidayah, rezeki dan ridho Allah. Hayuuuukkkk…. Semangat mengejar ridho-Nya dan mencari kecintaan-Nya.

Terkadang iman kita naik… namun tak jarang juga iman kita meluncur drastis, sahabat nabi pun pernah bertanya yang kurang lebihnya, Ya Rasulullah jika kami bersama engkau seolah-olah tampak surga dan neraka tapi jika jauh kami mudah terlena oleh urusan dunia, anak dan istri.

Begitupun dengan kita, ketika kita bersama sekumpulan orang baik,  mengikuti majelis taklim, menderngarkan ceramah, tilawah, kita seolah sangat dekat dengan-Nya, tetapi terkadang kehidupan sosial dengan kemilaunya begitu menyilaukan dan menggerus iman kita sedikit demi sedikit, kita melenceng satu derajat demi derajat, andaikan tanpa teman-teman yang mengingatkan kita, mungkin kita sudah terlanjur jauh salah melangkah.

Yang kita takutkan adalah disaat kita salah melangkah, kemudian peringatan atau musibah datang,  hal itu datang terus kita bertobat tidak jadi soal, tapi jika  kita mati dalam kesalahan? Naudzubillah min dzalik,…

Semoga kita mempunyai hati, mata dan telinga yang selalu peka terhadap kebenaran dan tak lupa selalu melafalkan “yaa muqollibal qulub, tsabbit qolbialaa diinika“.

 

Ketika Menikah Jadi Pilihan Desember 3, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 8:45 pm
Tags: , , , , , , , ,

Awalnya bingung juga ketika disarankan untuk membeli buku pernikahan karena jujur selama ini tidak pernah terpikirkan untuk membaca buku pernikahan.

Meski memiliki keinginan yang sangat besar :D untuk menikah  huehehehehehhe…

Sewaktu pergi ke toko buku … ( gak boleh sebut merek :D ) akhirnya hati terpaut di buku ini “Ketika Menikah Jadi Pilihan”.

Berdasarkan referensinya

Sudah saatnya menikah bagi yang belum menikah. Sudah saatnya hidup bahagia yang sudah menikah. Sudah saatnya bersikap bijak bagi yang sudah menjadi orang tua. Semua itu merupakan proses perjalanan hidup yang ideal dalam bingkai pernikahan.

Pernikahan memang impian semua remaja. Kebahagiaan memang impian setiap pasangan hidup. keharmonisan memang impian setiap keluarga. Saat seseorang telah menemukan calon pendamping hidup, dia layak gelisah dan cemas atas hidup baru yang akan dijalaninya.

Saat sepasang pengantin mulai mengarungi bahtera rumah tangga, mereka pasti berpikir keras dan berharap mendapat kehidupan yang lebih baik. saat orang tua memiliki keturunan, mereka pasti berpikir cemas untuk kebahagiaan anak-anaknya.

Kegelisahan, harapan, dan kecemasan itu tidak akan berlarut-larut kalau mereka menemukan jalan untuk mengatasainya. Semua pasti ada solusinya. Bagi yang hendak menikah dan tidak ingin kecewa dia harus memahami terlebih dahulu sendi-sendi pernikahan.

Bagi pasangan yang ingin hidup ideal sampai akhir hayat, mereka harus mengerti cara berumah tangga yang baik. Bagi yang sudah menjadi orang tua, mereka harus bisa bersikap bijak dalam mengatur rumah tangganya.

Ada kata – kata yang sangat menohok dibuku ini “Tidak sempurna ibadah seseorang sehingga dia menikah”. Cukup lama juga memahami makna dari ucapan Ibnu Abbas ini.

Selain itu yang menarik adalah Islam menganjurkan kaum pria untuk memilih pasangan hidup dengan baik dan memberikan beberapa dasar, prinsip, dan kaidah yang mendalam, serta mengajaknya menempuh jalan tersebut, dan memintanya memelihara hal tersebut.

Meski hati ini diliputi kegelisahan dan kekhawatiran karena di usia sekarang masih belum menikah, namun diri ini bersyukur ternyata Allah lebih sayang lagi memberikan pelajaran hidup.

Karena Allah Maha Tahu yang terbaik untuk kita, umat-Nya.  Allah tidak memberi apa yang kita harapkan. Tapi Ia memberi apa yang kita perlukan. Kadang kita sedih, kecewa, terluka. Tapi jauh di atas segalanya, Ia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS Al Baqoroh : 216).

Kini mari teruskan berdo’a dan berusaha memperbaiki diri, do’a kita pasti dikabulkan hanya saja Allah tahu waktu terbaik untuk mengabulkan do’a tersebut.

 

Percaya Friendster… November 29, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 8:41 pm
Tags: , , , , , ,
Satu hal yang boleh tidak terlalu kupercayai adalah Friendster…. Meski sebelum Facebook, situs pertemanan ini menjadi idola.

Semua berawal dari perkenalanku dengan Sobri di situs ini. Ketika dia memberikan permintaan pertemanan di tahun 2006 akhirnya kuterima. Awalnya mengenal Sobri sebagai mahasiswa Univeritas Al-Azhar Kairo Mesir, hmmm… karena sedang berburu beasiswa akhirnya mencari informasi lewat pemuda ini, mulai dari mengirim pesan hingga chating dan telpon-telponan. Tapi diriku banyak konsultasi juga masalah agama dan pribadi huehehhehhhheh :D
Sampai akhirnya dia pindah ke Indonesia dan mengatakan ada di Pekanbaru. Saat berkunjung ke Pekanbaru Agustus kemarin, diriku meminta bertemu dengannya, namun sayang dirinya terlalu sibuk dengan jadwal KKN-nya. Pertemuan itu pun tidak terjadi hingga akhirnya Sobri meminta izin untuk datang ke Palembang saat Lebaran Idul Adha kemarin.
Karena kota Palembang adalah kota milik semua orang kuizinkan Sobri datang berlebaran di Palembang. Awalnya tidak yakin dia akan datang, karena kupikir ini hari baik dan saatnya berkumpul dengan keluarga, sampai Sobri bilang akan berangkat dari Pekanbaru Kamis sore.
Suprise juga sih… Asli … Ini baru pertama kali ada teman chating yang bersilaturahmi kepada diriku biasanya sih teman chating cuma lewat lalu saja. Usai sholat ied, Sobri memberikan kabar dirinya sudah tiba, dan kujemput… wah… ketika bertemu muka baru sadar ini Asli loh… :D
Dan yang paling mengejutkan dia bisa diterima di keluarga dengan sangat baik, semua anggota keluarga menyukainya… :D .  Lucunya aku malah sibuk mengantarkan mbak Lies pulang ke kos-nya karena dia kuajak menginap di rumah untuk berlebaran bersama kami.
Sebagai tuan rumah … bentuk kewajiban mengantarkan tamu ke tempat yang ingin dituju oleh setiap orang yang datang ke Palembang, apalagi coba kalo bukan Jembatan Ampera, ini bukti kalau sudah pernah datang  di Palembang.
Usai dari Jembatan Ampera dan BKB… bersama adikku “Mela” dan temannya “Karta” kita pergi menuju Masjid Agung, karena mereka berdua mau sholat Maghrib dan diriku balik ke kantor… Seperti biasanya mengedit berita.
Malamnya … disambung dengan makan di Noodle Cafe… dan mohon maaf ya Sobri karena pilihannya tidak enak, karena nih anak memang dari awalnya ingin mencicipi makanan Palembang. Tak ada alasan lain selesai dari Noodle Cafe, kita langsung menuju Candy dan makan pempek.
Setelah itu kita pulang karena kutahu, Sobri sangat capek menempuh perjalanan 16 jam dari Pekanbaru. Esoknya Sobri pamit pulang ke Pekanbaru lagi… mengurusi kuliahnya dan Ponpes Babusalam.
Ada banyak hal yang kupelajari dari seorang Muhammad Sobri, meski satu hari dan satu malam, tapi kesan itu begitu mendalam yakni tentang pentingnya menjaga tali silaturahmi dan ternyata ada hikmah dibalik kejadian yang menimpaku beberapa hari sebelumnya. Ternyata Allah mengirimkan Sobri untuk memberikan pelajaran “Allah Lebih Sayang Lagi”.
Terima kasih Sobri karena telah merelakan hati dan meluangkan waktu untuk bersilaturahmi ke Palembang :D
 

Allah Lebih Sayang Lagi… November 28, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 7:30 pm
Tags: , , , , , ,

Ternyata banyak hikmah yang kudapatkan dari kejadian kecil yang kualami satu minggu silam. Hikmahnya adalah Allah Lebih Sayang Lagi dengan Suzan Oktaria dan karena-Nya diri ini dilindungi dari kezhaliman.

Manusia itu lemah dan pelupa. Hanya sekecil zarah nikmat yang Allah karuniakan, sulit  untuk kita menghargainya saat ia menjadi milik kita. Namun saat ia hilang diambil kembali oleh Tuannya, ketika itulah kita sadari ia adalah sebesar-besarnya nikmat.

Lagu ini enak didengar, menyadarkan diri ini betapa besar nikmat yang diberikan Allah. Sayangnya filenya tidak bisa di – share ke blog ini… ntar searching sendiri aja deh …  :D

MUHASABAH CINTA by Edcoustic

Wahai… Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu

Tuhan… Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu

Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Ilahi….
Muhasabah cintaku…

Tuhan… Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu

“saat nikmat hilang dari tubuhmu….tiada guna lagi penyesalan”
“saat pintu taubat tertutup….sia-sia rayuanmu”

 

Bangkit, Lupakan Masa Lalu November 26, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 5:29 pm
Tags: , , , , , ,

Jangan sesali apa yang sudah pergi. Jangan tangisi apa yang sudah tiada. Tetapi bangkitlah dan bina kembali apa yang telah hilang dan pergi.

Sendiri Lagi? Jangan Cuma Bermuram Durja!

Bilamana hubungan asmara yang sudah dijalin sejak lama putus di tengah jalan, rasanya seperti kiamat. Habis, segala sesuatu yang tadinya dikerjakan berdua, sekarang harus Anda kerjakan sendiri.

Bisa jadi perpisahan tersebut merupakan kemauan Anda atau keputusan kedua belah pihak. Sedih dan kecewa, boleh-boleh saja. Tapi jangan berlarut-larut, dong. Ikuti langkah berikut agar Anda tetap terus maju dan melupakan masa lalu.

Sibukkan Diri
Singkirkan semua barang yang mengingatkan Anda padanya. Buang semua foto dan surat cintanya. Hadapi kenyataan bahwa dia sudah bukan “milik” Anda lagi. Sibukkan diri dengan berbagai macam kegiatan, habiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan yang selama ini tak bisa atau tak sempat Anda lakukan.

Lepaskan Kemarahan
Teriak dan jerit sepuas-puasnya sambil menatap foto mantan Anda lalu sobek dan bakar. Tulis sebuah surat yang sangat kasar untuk melukiskan kekesalan Anda terhadap mantan dan tempelkan di kaca di kamar sambil meninju bantalan tinju.

Kemarahan yang ditahan dapat meracuni perasaan Anda dan menimbulkan rasa benci. Hindari rasa benci. Maka dari itu, keluarkan perasaan marah Anda sampai tak bersisa. Untuk melakukan hal ini bukanlah suatu proses yang menyenangkan dan Anda perlu melakukannya di ruang tertutup tanpa terlihat orang lain.

Curhat
Hindari membahas masalah dengan mantan Anda karena tidak ada gunanya. Sahabat yang selama ini pendapatnya Anda hargai pasti mau dan bisa membantu Anda menghadapi perpisahan ini dengan obyektif. Baik atau jelek, perpisahan merupakan pengalaman yang membantu seseorang untuk menjadi lebih bijaksana. Bila Anda mempunyai masalah yang harus diselesaikan, hadapi secara dewasa dan mandiri demi perbaikan kehidupan percintaan Anda.

Buang Rasa Kasihan
Buang jauh-jauh rasa mengasihani diri sendiri untuk mengurangi depresi. Hal ini juga merupakan cara mengatasi kemarahan. Anda tidak ingin hidup sendiri. Anda telah berpisah, jadi jangan menutup diri dengan melarikan diri pada minuman keras, minum es krim yang berlebihan, atau tidur selama 24 jam. Hal ini merupakan tanda-tanda depresi. Keluar dan temui teman-teman dan keluarga Anda. Lakukan olah raga yang teratur.

Tidur Teratur
Meski merasa lelah batin, usahakan tidur teratur dan bangun pagi pada jam yang sama setiap hari. Mulailah berkencan lagi untuk memastikan diri sudah bisa menerima status kesendirian Anda. Anda dapat mencari teman kencan melalui internet atau apa saja

Lupakan Masa Lalu
Buka lembaran baru hidup Anda. Lupakan masa lalu. Jangan terus terbelenggu dengan kenangan masa lalu yang membuat Anda hanya hidup di alam mimpi. Ayo, bangkit! Dunia belum kiamat, kok!

Apapun kondisi kita hari ini, mari arahkan pandangan ke depan. Jangan biarkan masa lalu menghambat atau menghentikan kita. Melihat kaca spion itu perlu, tapi jika terus melihat ke kaca spion, bisa-bisa menabrak!

Mengutip dari artikel yang dibaca ini,  Ayo… ini  saatnya Bangkit,  mengembalikan Semangat… Ceria… dan meninggalkan semua bayang masa lalu…

 

Kamu di Hatiku Selamanya… November 23, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 6:30 pm
Tags: , , , , , ,

Jika Anang meluncurkan lagu Separuh Jiwaku Pergi…

Separuh Jiwaku Pergi
Memang indah semua
Tapi berakhir luka

Reff:
Benar ku mencintaimu
Tapi tak begini
Kau khianati hati ini
Kau curangi aku

Kau bilang tak pernah bahagia
Selama dengan aku
Itu ucap bibirmu
Kau dustakan semua
Yang kita bina
Kau hancurkan semua

KD pun memberikan balasannya Kamu di Hatiku Selamanya…

Lama sudah ku bersama Menemani dirimu
Berbagi cinta dan berbagi rasa
Semakin kita melangkah semakin kita kelam
Semakin terlihat jauh berbeda

Tapi ku tak sangka secepat ini
Harus berakhir kisah cinta kita

Reff :

Ku akan selalu mencintaimu
Walau kita tak mungkin bersama
Meski berat melepasmu
Tapi kamu akan selalu di hatiku selamanya

Ohh…

Betapa hancur hatiku
Meninggalkan dirimu
Tapi itu bukanlah Kehendakku
Kita memang tlah berbeda
Tak pernah satu kata
Tak baik juga untuk berucap

Tapi ku tak sangka secepat ini
Harus berakhir kisah cinta kita

Back reff 2x

Entahlah…  apa yang kualami tidaklah separah apa yang terjadi di kehidupan rumah tangga artis ini. Mendengar lagu ini… hatiku langsung miris… setelah jatuh dan berusaha bangkit, belajar mencintai dan menyayangi, belajar menghargai dan berusaha saling menutupi satu sama lain. Akhirnya kata itu terucap… Entah tidak kuhitung berapa banyak tetes air mata ini jatuh. Beratku kini sudah susut 5 kg tapi itu tidak seberat hati ini melepas pergi perasaan itu, harapan itu.

Langit pun ikut bersedih ketika hal itu terjadi… Seperti tahu apa yang kurasakan… Saat menulis ini pun air mata ini masih menetes. Banyak hikmah dibalik ini semua… Allah pasti merencanakan sesuatu untuk diriku. Lagu itu sebenarnya tidak mewakili diri ini secara utuh… tapi itu bentuk ungkapan hati…

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya, masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Toh jodoh sudah ditentukan Allah, dan sudah tercatat di Lauhul Mahfuz…

Oh Wahai Pemberi Kehidupan… Berikanlah kebaikan berlipat – lipat untuk semua ini.

Aku harus bangkit… Semangat… Ceria… Meninggalkan semua bayang masa lalu… Aku harus hidup untuk hari ini dan masa depan…

Semoga kamu BAHAGIA… mendapatkan apa yang kamu mau… dan menemukan apa yang kamu cari… Kebahagiaanmu adalah Kebahagaiaanku… jika melepasmu adalah kebahagiaanmu… aku IKHLAS…

 

L O V E November 18, 2009

Diarsipkan di bawah: catatanku — suzannita @ 5:58 pm
Tags: , , , , , ,

Tadi dengerin lagu Tompi, hmmm… salah satu cara untuk menenangkan diri ya dengan mendengarkan lagu yang bertempo rendah, tiba di lagu LOVE … asyik juga mendengarkan Tompi membawakan lagu ini, karena terdengar berbeda…

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very-very extraordinary, and
E is even more than anyone that you’re adore

Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for do
Do in love can make it
Take my heart but please don’t break it
Love was made for me and you

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very-very extraordinary, and
E is even more than anyone that you’re adore

Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for do
Doin’ love can make it
Take my heart don’t break it

Love was made for me and you
Love was made for me and you
Love was made (Uhuh! Come on yeah everybody)

Love, love, love, love
Love, love, love, love
Love, love, love, love
Love, love, love
Love, love, love
Love, love, love (one more time)
Love!

Love…  Amor… Liebe… wo ai ni… te amo… 愛 = Ai … Cinta… Tresno… Begitu banyak ungkapan cinta. Rasa inilah yang memberikan warna dalam hidup, bisa warna warni, bisa juga abu – abu, atau hitam dan gelap. Tergantung dimana orang yang merasakan cinta itu saat ini berada, apakah dia sedang berbunga – bunga bahagia karena cinta, atau malah sedang sakit hati karena dan bisa juga sedang bingung dengan cintanya.

Jika ditanyakan ke setiap orang, “apa itu cinta” mereka akan menjawab dengan berbagai jawaban… bisa seperti ini

Cinta itu bukan sebuah permainan….
dimana kita sudah bosan, pindah kelain hati….
cinta itu butuh pengorbanan, kejujuran, pengertian, kasih sayang dan komunikasi……

cinta itu sulit untuk diungkapkan…
tapi……
mudah untuk dirasakan…..
cinta itu PENGABDIAN DIRI TERHADAP HATI
cinta itu PANDANGAN YANG DALAM TERHADAP AURA KEIKHLASAN

cinta itu bukan dimulai dari januari dan berakhir di desember…
tapi……
cinta itu sejati_untuk hari ini, esok dan selamanya……..^_^

Meski cintaku kepadamu penuh kesalahan, tapi aku mencintaimu dan ini cinta yang kucari… dan diriku berharap kau bahagia… Semoga rasa itu tetap ada… Bagaimana warna cintamu hari ini…

 

Hangatkan diri ala Bonty Kid’s November 17, 2009

Diarsipkan di bawah: Kucing — suzannita @ 8:28 pm
Tags: , ,

Ada cerita lucu pagi tadi, ketika melihat aksi Bonty kid’s  ( anak – anak Bonty = kucing penunggu rumahku huahahahhahah… upssss…. ngakak… :D )  .

Singkat cerita, pasca hujan sejak kemarin siang hingga pagi, udara otomatis dingin banget. Begitupun dengan udara pagi tadi.

Ternyata tidak hanya manusia bisa berpikir untuk menghangatkan diri, entah dengan menggunakan jaket tebal – tebal, masuk dalam selimut, atau minum cokelat hangat atau apalah yang bisa menghangatkan diri.

Kucingku pun berpikir yang sama untuk menghangatkan diri, setelah asyik bermain denganku yang sibuk dengan segelas cokelat hangat plus gorengan, mereka pun langsung berlarian ke belakang kulkas.

Hmmm… aneh juga liat aksi mereka, ternyata mereka malah tidur… weleeeeehh… pinternya. Tanpa pikir panjang, langsung aja ambil kamera digital langsung difoto. Emang nih kucing sama seperti tuannya yang narsis, liat kamera,  langsung pada gaya… Pinter… :D .

Sebelumnya mereka berempat tapi sayang yang  satunya meninggal karena digigit kucing tetangga…. Dasarrrr…. awas deh kalo ketemu….

Biasanya mereka masuk dalam pelukan Bonty – emak mereka, tapi karena Bonty lagi sibuk meminta perhatianku, akhirnya mereka pilih cara mereka sendiri.

Luar biasa…

Bonty kid’s ini lahir 4 Oktober 2009 jadi saat ini mereka baru berumur 1 bulan 13 hari, jika dihitung tanggal posting  tulisan ini, mereka sudah bisa berpikir bagaimana untuk bertahan hidup.

Subhanallah…

Pelajaran hari ini adalah, bagaimana pun masalah yang kita hadapi, kita pasti bisa mengatasinya dan tentunya bagaimana kita juga bisa berubah untuk menjadi lebih baik. Karena kita adalah mahkluk Allah yang paling mulia.